Sabtu, 26 Mei 2012

Kesha and Greyson Love Story (Part7) Written By: Sindy


Dan ditempat, didunia yang berbeda

Author P.O.V

Kesha tertidur pulas diatas bukit yang sangat sangat dan sangat luas, tidak ada seorang pun kecuali dia.
Ketika Kesha bangun, ia langsung kaget
"Dimana aku ini ... Jack ? Keluarga Chance, dimana kalian." Teriak Kesha.
Kesha berlari kesana kesini namun hasilnya tidak ada satu pun orang disekitar sini. Kesha terus mencari mereka, sempat Kesha agak kesusahan untuk berlari. Bagaimana tidak? Dia menuggnakan baju yang amat panjang dan serba putih.
Entah beberapa lama kemudian Kesha menyerah dan merelax kan diri didekat danau yang jernih.
Kesha terdiam sejenak dan mulai berpikir, sekarang dia berada dimana.
"Tempat apa ini ? tidak ada orang satupun disini." Gumam Kesha kebingungan serta memaikan daun daun kering yang berjatuhan. "Greyson Michael Chance ..... Aku butuh kamu disini, i need you....." Entah kenapa Kesha merindukan Greyson dan ingin keberadaannya sekarang berada disamping Greyson.
"Untuk apa kamu menginginkan Greyson untuk berada disini Kesha ??" Ucap seseorang dibalik Kesha dengan postur tubuh yang pucat, dan berbaju persis dengan Kesha.
Kesha kaget. Siapa dia, Kesha tidak berani menengok kebelakang untuk memastikan siapa orang tadi. Orang itu melangkah kecil kearah Kesha.
"Kesha .." Sapa dia
Kesha memberanikan diri untuk menengok atau menyapa balik orang itu dan .....
"hi ......" omongannya terputus begitu saja karna dia SHOCK ! karna orang itu adalah sepupu Kesha yang bernama Rachel, dan Rachel sudah meninggal 2 tahun yang lalu. Dia teman curhatnya saat Kesha masih di Indonesia. "Rachel ?????" Sambung Kesha lagi
"Hi Kesha ... :D" Sapa balik Rachel
"Rachel ? Kenapa kamu bisa disini ? Bukannya kamu ......." Ucapan Kesha terpotong oleh Rachel
"Meninggal ? gitu yang dimaksud kamu ? Haha, Kesha Kesha. Kamu gak sadar apa hah ?" Jawab Rachel panjang lebar dan membenarkan posisi duduk dia menghadap Kesha,
"Maksud kamu apa ? Ini duniaku kan ?" Tanya Kesha. Rachel hanya menjawab dengan menggeleng - gelengkan kepalanya
"Salah ! Mulai sekarang dan seterusnya kamu hidup didunia - ku. Mengerti ???"
"Gak. Maksud kamu, posisi aku sekarang sama seperti kamu ?"
"Betul .."
Kesha kembali meneteskan air mata
"Jadi, aku tidak bisa bertemu lagi dengan greyson ?"
"Idk Kesha. Tapi ......"
"Tapi apa Rachel ?"
"Secepatnya kamu bisa kembali didunia kamu, asal ada yang relain jantung buat kamu" Ucap Rachel dan mengembangkan senyumannya
"Astaga .. yang benar ??" Tanya Kesha dengan pensaran dengan senangnya menggoyang - goyangkan tubuh Rachel
"Iyaaa .... Tunggu, kamu bener bener lupa kenapa kamu bisa ada disini ?"
"Enggak."
"Ya ampun Kesha. Kamu bagaikan malaikat kecil. Jaman sekarang ada yang rela ngerelain hidupnya untuk orang lain. Hahaaa,"
"Emangnya kenapa ? Ngerelain hidupnya untuk orang lain ? aku bener bener gak tau deh Sel.." Tanya Kesha lagi dengan tampang bingung dan menyebut saudara kecilnya dengan sebutan "Sel"
"Sel lagi sel lagi ......... Iya, mana ada orang sebaik kamu. Beberapa hari yang lalu kamu ngerelain jantung kamu buat Ariana .."
"Oh iya, aku lupa. Ehhhhh, kenapa kamu bisa tau dia namanya Ariana ??"
"Yaiyalah tau. Kapanpun dimanapun, terserah aku mau ngapain. ehehee.. ya termasuk tentang hidup kamu sekarang ini. Jadi, aku tau semuanya tentang kamu yeaayyyyy !!" Ucap Rache; sedetail detailnya sembari berdiri menghirup angin yang sejuk..
Kesha yang kelihatan tidak terima begitu saja langsung berdiri dan mencubit lengan saudara kecilnya itu.
"Ihh, curang kamu ...."
"Kenapa curang ? Gak ada larangannya Kesha . Hhahaa,,"
"Ish!, yasudah. Kamu boleh ngikutin aku. Tapi, aku juga mau ....... please yayaya" Rengek Kesha dengan rayuan mautnya ke Rachel
"Aish. Oke oke. Tapi, emg kamu mau turun ke dunia kamu buat apa ? pasti, mmmmmmm Greyson yaaah ?? Kamu cinta kan sama dia ???"
Mendengar perkataan Rachel, Kesha hanya menelan ludah dan dengan sigap menganggukan kepalanya.
"Iya , tapi please lah please ...... okeoke." Paksa Kesha
"Uh, oke.."

****

"Nah, sekarang kamu boleh tuh ketemu Greyson. Ya sayangnya kamu gak bisa dilihat oleh orang siapapun, ahaha..." Ejek Rachel
"Tak apalah .. Yang penting aku mau liat reaksi dia gimana."
"CUMAN MAU LIAT REAKSI DIA AJA ? IYA ? AKU JUGA BISA KESHA .......... Gak usah repot repot kesana.."
"Aku pengin mastiin aja hehe.. ya udah, batas waktunya sampe kapan ?"
"hanya 1 jam Kesha. karna kamu masih permulaan. gak keberatan kan ?"
"Noprob .. Oke, see you Rachel. Byeee,, :*" Pamit Kesha, "Doa'in aku yah, hehe"

Kesha P.O.V

Akhirnya aku bisa melihat duniaku lagi walaupun orang orang sekitar tidak bisa melihatku lagi, hanya akulah yang bisa melihat.
Well, dilingkungan rumah sakit banyak juga makhluk yang sama denganku.
Aku teringat oleh pesan Rachel, dia menyuruhku untuk cepat - cepat menuju kamar mayatku.
Saat aku menuju ke kamar mayat, langkahnya terasa berat. Merasa bersalah dengan Greyson.
"Oke Kesha. Kamu sekarang ada didunia yang berbeda. Mana mungkin bisa bersatu dengan Greyson. Lupakan oke, lupakan !" Ucapku sambil menenangkan pikiranku dan melangkah kembali menuju kamar jenazah.

"Greyson, ngapain kamu disini ? Gak masuk ?"
Suara itu, yayaya suara itu adalah suara Alexa. Alexa menyuruh Greyson untuk melihat jenazah aku.
Namun, namun dan namun... Greyson menolak. Sesekali aku menghela nafas, saat ini aku sedang berada didepan wajah greyson! ya dari tadi emang aku memandangi wajah greyson dari dekat,
"upss," posisi ku pindah disamping greyson.
"Greyson, ayolah.. masuk, kamu gak mau apa liat aku ??? ayodong Greyson, ayolahhhhhh..." Bisiku ke telinga Greyson, entah Greyson mendengarkanku atau tidak..
"Kesha ???" Tiba tiba Greyson melontarkan kata kata itu. atau dia tau keberadaanku disini ??
Aku berusaha menahan nafas. "yaampun Kesha !kamu itu baru aja meninggal ! Bodoh! ngapain kamu deket deket Greyson ? Pasti Greyson tau lah kamu ada disamping dia, dia masih bisa ngerasain hawa hawa kamu ada disini......" Kata Rachel mengagetiku
"kok bisa ??" Bisiku dan menghampiri Rachel
"Yaudah, kamu pokoknya hati hati. oke? aku pergi dulu.."
Ketika Rachel pergi aku menghela nafas, betapa bodohnya aku. Dan saat aku menengok ke arah kursi yang diduduki Greyson, dia sudah tidak ada di situ lagi.
"Dimana dia ??" Ucapku mencari cari Greyson..
"Hantu bodoh ! Greyson di kamar jenazah !...." Ejek Rachel dari belakang bahuku-.-
"ssstttt!...."
Aku menulusuri kamar jenazah,
"Disitu dia rupanya." Aku menghampiri mereka semua dan juga menghampiri tubuhku yang tanpa nyawa.
Aku duduk disebelah tubuhku yang terbaring lemas dan tertutup kain putih.
Aku berusaha mengingat moment moment ku saat aku bersama Greyson, saat aku mengingat moment moment itu aku tak sengaja melihat wajah Jack yang menatap kearahku dengan tatapan yang sangat dalam.
"Astaga !!!" Ucapku kaget lalu menutupi mukaku dengan kedua tanganku.
"Kesha ?????......" Ucap Jack.
Aku hanya diam dan tiba tiba ada yang menarikku keluar
"Rachel ..... Kenapa disini lagi?"
"Hehe, jaga kamu aja. Liat tuh, Jack mandangin kita terus. Kamu tau kenapa ?"
Aku hanya menggeleng - gelengkan kepala "Idk"
"Karna dia ada ikatan batin sama kita berdua. Dan kenapa Greyson juga ??? Karna dia ada ikatan batin sama kamu Kesha :)"
"Masa sih ?"
"Terserah kamu mau percaya atau gak. Pokoknya aku bener bener mau pergi dulu. Waktu kamu tinggal 20 menit lagi. Ok, bye"
"Bye ...." Jawabku dengan keadaan melamun memikirkan diriku. Saat aku kembali ke ruang jenazah, tiba tiba Jack dan Greyson sedang berjalan keluar dari ruangan ini. Aku terus memperhatikan mereka berdua, sampai sampai aku bisa mendengar perkataan mereka berdua yang sangat lirih
"Gimana perasaanmu grey.." Ucap Jack sambil menepuk bahu Greyson dengan tangan kanannya
Greyson hanya menggeleng - gelengkan kepalanya dan menunduk. Mereka berdua mengobrol tidak lama, tak disengaja aku memperhatikan wajah greyson yang sangat lesu 
"Aku pergi dulu Jack, bye" Pamit Greyson
"Sendirian ?"
Greyson mengangguk "Aku ingin sendiri aja"
Greyson melangkah demi langkah meninggalkan Jack, saat aku ingin mengikuti Greyson dari belakang, rasanya ada yang memanggilku untuk kembali bersama Rachel .. Tanpa basa basi aku mengurungkan niatku untuk mengikuti Greyson dan langsung kembali menuju tempat tinggalku yang baru

Greyson P.O.V

Rasanya aku tidak kuat menerima takdir ini, Aku dan Kesha sekarang berpisah begitu saja.
Aku ingin sendiri, aku harus butuh waktu untuk melupakan Kesha. Saat ini aku sedang berjalan menjauhi rumah sakit ini, tiba tiba Jack mengejarku dan berkata sesuatu
"Hampir lupa. hhhhh"
"Ada apa Jack ? Tau kan, aku ingin sendiri ...."
"Aku lupa, ini ada surat dari Kesha sebelum dia pergi." Ucap Jack sambil menyodorkan surat yang berlumuran darah
"Surat ?"
"Iya. Yaudah, see you bye" Ucap Jack lalu meninggalkanku dilorong rumah sakit.
Dengan rasa penasaran aku buka perlahan - lahan surat itu dan membacanya.
'Hey Greyson apa kabar ? Aku harap saat kamu baca surat ini keadaan kamu baik baik aja. Oh ya, mungkin sekarang aku udah ada ditempat yang nyaman ....... Kalau kamu kangen aku urungkan niat kamu untuk bertemu denganku, Jika kita jodoh mungkin takdir yang akan mempertemukan kita.
Dan gimana keadaan Ariana ? Baik kan ? Sekarang bagian tubuhku ada didalam tubu Ariana juga, kalau kamu kangen sama aku temui Ariana. Dan aku juga punya permintaan, jaga Ariana seperti kamu jaga aku. Ariana adalah Kesha dan Kesha adalah Ariana. Ok ? Pokoknya kamu jangan coba coba sakitin Ariana, jaga Ariana baik baik, ini untukku juga Grey.
Segini aja dulu suratku, mungkin kita akan berbicara panjang lebar jika takdir mempertemukan kita kembali walaupun ditempat yang berbeda. See you Greyson, don't forget me :) I'll Always miss you and love you ~ xx'
Sedikit demi sedikit air mataku menetes dan menyatu bersama darah Kesha yang berlumuran disurat itu. Kini aku bingung, bahwa diriku bukan Greyson sebenarnya, sekarang pekerjaan aku hanya menangis menyendiri dan berusaha melupakan Kesha, namun alhasil aku tidak bisa melupakan dia.
'Love never ends and True love never dies' Kata kata itu kembali muncul dipikiranku. Kesha pernah mengucapkan kata kata itu saat aku menunggu jawaban dia

#flashback

"Kesha, gimana jawaban kamu ? Aku gak mau kehilangan kamu ..."
"Aku juga grey, gak mau ninggalin kamu begitu saja nanti" Ucap Kesha terang terangan . Aku bingung apa yang dikatakan Kesha
"Maksud kamu apa ?"
"Ya maksud aku, aku takut kapan waktu nya aku bakalan pergi ninggalin kamu begitu saja."
"Kesha, please deh. jangan ucapkan kalimat kalimat itu lagi. Kamu akhir akhir ini sering mengeluarkan kalimat kalimat itu."
Kesha hanya merespon kata kata ku dengan menganggukan kepalanya
"So ?? Gimana . Kalau kamu takut kamu bakalan ninggalin aku jawab sekarang. kalau kamu tiba tiba ninggalin aku begitu saja aku tenang, bahwa kamu masih miliku Kesha..." Ucapku dengan penuh harap dan memandangi wajah Kesha yang begitu polos saat ini
"Uh ok. Love never ends greyson and .... true love never dies :) percaya aku aja yaah.." Jawab Kesha dihiasi senyuman lembut dia dan menepuk kedua pipiku lembut.

#flashbackoff

****

Lamunanku buyar seketika karna ada perawat yang menyuruhku minggir. Aku lihat perawat itu membawa salah satu jenazah entah mau dibawa kemana
"Greyson !!! ooo tidak tidak. Greyson bukan seperti sekarang ini. Ini bukan Greyson yang sebenarnya, seorang Greyson tidak akan cengeng Ok tenangg tenanggggg" gumamku sendiri dan berjalan keluar menuju rumah

Kesha P.O.V

"Heyy Kesha ..." Ucap Rachel yang tiba tiba muncul didepannya
"hhhh ! ngagetin aja kamu nih.kok bisa yah aku tiba tiba disini, padahal masih 10 menit kan ??" Ucapku
Rachel hanya mengangguk dan "Yepp, karna nanti ada keajaiban datang padamu Kesha.. aku turut bahagia aaaaaaaa..." Jawab Rachel kegirangan dan berlari kesana kesini
"Amin deh. Jadi, kamu yang bawa aku kesini sel ? cuman mau ngucapin itu ? hah ?"
Rachel berhenti sejenak dari kesenangannya "Hah ? Aku ???" Jawab Rachel sinis "yepp aku. kenapa ?? Haha" Jawab Rachel lagi..
"Sellll ! Tadi udah nanggung tau. Aku pingin liat Greyson, aku kangen dia!" Ucapku dan mendekatkan wajahku didepan wajah Rachel, Rachel hanya meringis "aku seriussss sellll. udah ahhhh" Ucapku lagi
"Ok ok, sebagai permintaan maaf ku. maukan kamu liat Greyson ? kamu kangen dia ? Yaudah kamu gak usah kesana lagi, kamu cukup disini, kamu bisa melihat semuanya yang dilakukan Greyson :D Maukan ??"
"Okee !"

"Rachellll !!! Greysonn, itu Greyson kenapa !!!!" Ucapku panik
"Hah ? apa ?" Ucap Rachel dan menengok ke arah sosok Greyson .. " ..............."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar