Jumat, 20 April 2012

Kesha and Greyson Love Story (Part4) - Made By: Sindy

“Pacar ?? Yang bener deh Jack. Gak usah boong.” Jawabku
“Ngapan aku bohong. Gak ada untungnya Kesha.”
“tapi misalkan bener mereka pacaran, kenapa Greyson ngelakuin hal itu semalam ?”
“Bisa aja kalau Greyson emg suka sama kamu, Greyson ngelakuin itu mungkin ada alasannya”
“Alasan ? alasan apa ? Kayanya ada yang disembunyiin deh ?”
“Emg iya” Jawab Jack sambil menenggak secangkir kopi
“Ayo dong, sebenernya ada masalah apa dibalik mereka berdua ?”
“Belum waktunya aku jawab. Mungkin waktu yang akan menceritakannya.” Ucap Jack beranjak berdiri dari kursi
“Haahhh ?? Aku harus nunggu gitu ? Ya udah terlanjur terlambat dong Jack ?”
“Percaya sama aku, walaupun terlambat, cepat atau apa. Kamu gak bakal nyesel.”
“Tapi Jack, please ceritain sekarang. Aku pengin tau sekarang Jack.” Ucap balik aku lalu berdiri dari kursi
“Lebih baik, kamu terima cinta Greyson..” Jawab Jack dan meninggalkanku ke dalam
“Jack ! Jawab pertanyaan aku dulu !Baru kamu boleh pergi !!!!” Teriakku untuk menghentikan langkah Jack, Tapi hal itu sia sia. “errrrrr, Sh*t !!” “Sebenernya ada apa sih ? Kayanya privated banget. Aku mau tauuuuuuuuuuuu......” Ucapku sendiri dan menengok ke arah Greyson dan Ariana. Tiba tiba mereka gak ada di ruangan itu. “Kemana mereka??”

Greyson P.O.V

“Udah yah, masalah ini jangan dipikirin. Yang kamu harus pikirin itu keadaan kamu. Jangan kaya bulan lalu kamu down ! Aku khawatir........” Tegasku
“Iya, Grey. Maaf ;(“
‘Seharusnya yang minta maaf itu aku Ri, bukan kamu..’
“Grey, Grey, GREYSON MICHAEL CHANCE !!!” Kaget Ariana membuyarkan lamunanku
“eh, i iyaa kenapa ?”
“Kok kenapa ? Kenapa tadi kamu bengong ???”
“Gak apa – apa. Tadi aku barusan kepikiran sama Enchancers..”
“Kamu sibuk yah ?”
“Iya sih. Tapi aku urusin kamu dulu.”
“Udah kok Grey, aku ngertiin kamu. Emg seharusnya aku pulang sekarang. Aku juga belum minum obat ??”
“Ri ?? Kenapa kamu suka telat minum obat ? Kan udah lama, kalau pergi harus bawa obat..”
“Buru – buru Grey...”
“Ya udah, karna kamu belum minum obat. Lebih baik kamu pulang :),”
Aku mengantar Ariana sampai di mobil dia. Dan aku gak sengaja melihat sosok Kesha disebelah ruangan tadi aku dengan Ariana.
‘Kesha ?? Ngapain disitu ??’ Ucapku dalam hati lalu menggeleng – gelengkan kepala.
“Grey ? Kenapa kmu lamun lagi ??”
TIDAK ADA JAWABAN
“GREYSON ! Aku mau pulang nih ! Arghhhh !” Ucap Ariana kesal lalu masuk ke mobil sendiri dan menutup pintu mobil dengan kencanggg ‘BRUG’. Lamunanku buyar, dan Mobil Ariana sudah pergi jalan
“Ariana !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!......” Teriakku.. “Sh*ttt !!!!!!”
Setelah mobil Ariana pergi aku kembali fokus dengan Kesha, sejak dari tadi dia ada disitu terus. Aku segera menghampiri dia.
“Kesha ??” Ucapku berlari kecil menuju Kesha
Kesha yang mendengar sapaanku langsung menoleh kearahku “Greyson ??” Ucap Kesha dan beranjak berdiri dari kursi
“Kenapa kamu disini ?? Mau hujan lagi ??”
“Nope .. Aku cuman duduk duduk aja kok disini, lagian disini nyaman .”
“Ohh... kenapa kamu sendirian disini ?? Jack mana ??”
“Didalam. Nah, kamu ?? Urusan kamu sama pacar kamu gimana udah selesai ??” Ucap Kesha
“,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,” Aku tak membalas perkataan Kesha

Kesha P.O.V

Greyson tak membalas perkataanku tadi, dia hanya diam dan menunduk
“Greyson ! jawab pertanyaanku. Urusan kamu sama pacar kamu gimana udah selesai ? Kalau belum mau aku bantuin ??” Ucapku dengan nada tinggi yang agak cemburu dengan Greyson. Sepertinya aku mulai cemburu dengan Greyson, seperti perkataan Jack ‘Jika kamu cemburu dengan org lawan jenis kamu sedang berduaan dengan cewe lain. Maka berarti kamu mulai suka sama dia’
“Udah ...” Jawab Greyson apa adanya,
Sesaat Greyson menjawab ‘Udah ...’ Langit langsung mendung, dan turun air hujan. Mungkin langit galau, karna benar ARIANA adalah pacar GREYSON.
Air mata aku menetes dengan deras, tetapi Greyson tidak bisa melihat air mataku karna air hujan sudah terlanjur membasahi tubuh kita berdua.
“Bener Ariana itu pacar kamu ? Plis jawab Greyson:)” Ucapku dengan senyum PAKSAAN, dan suaraku mulai berbisik bisik dan aku tundukan kepalaku
“Look at Me Kesha !” Ucap Greyson lalu memegang kedua pipi aku dan mendongakkan kepalaku . Aku hanya menganggkuk. Greyson mulai membuka mulut dia dan Tiba Tiba ....................
Handphone Greyson berbunyi, Greyson mendapatkan telpon dari salah satu contacts dia.
Greyson sekarang fokus dengan telponnya. Aku berdengus kesal ‘Arghh !!!!’
“Iya hallo tan ??” | “..” | “Whattt ?????. oke oke Greyson langsung kerumah sakit..” | “..”| “iya, oke tante …”
“Kesha, aku harus ke rumah sakit sekarang .” Ucap Greyson terburu – buru
“Tapi Grey,”
“Ini penting Kesha, kita bicarain nanti aja.”
“Tapi Grey, pakaian kamu basah. Kamu gak bias pergi dengan baju kamu yang kamu pakai sekarang.”
“Aku ganti dimobil.. Ok, bye Kesha” Ucap Greyson lalu mengecup bibir aku singkat.
Greyson berlari kencang menuju mobil dia, dilihat Greyson mengendarai Mobil dengan kencang
Aku hanya diam seperti patung. “Ahh, Sh*tt !” Ucapku lalu berlari kedalam, aku cepat cepat mengganti pakaianku dan menggunakan jas hujan, “ok, aku harus mengejar Greyson! Sebenarnya ada masalah apa..”
“Kesha ? Kenapa kamu pake jas hujan ? Mau keluar ?? Hujannya lebat loh!” Ucap Alexxa.
Aku menghiraukan perkataan Alexa dan langsung berlari keluar dan mengejar Greyson ke Rumah Sakit.

Sesampai Dirumah Sakit ............................

Kesha and Greyson Love Story (Part3) - Made By: Sindy

Aku langsung meninggalkan Greyson di ruang tengah dan langsung beranjak masuk ke kamar. Aku menghempaskan diriku di kasur dan menangis semalaman.

"Ini yang aku takutin Greyson, aku gak mau tertangkap paparazzi, karna aku gak mau imageku tersebar dan aku gak mau dibenci oleh org lain. Kenapa kamu lakuin itu ?? Bodohhh !!!" Gumamku lalu membanting bantal ke tembok, malam ini schedule aku penuh dengan tangisan :'(
Keesokan harinya aku langsung menuju ke ruang tengah, aku harus berkumpul dengan keluarga Greyson. Huhh! Lagi lagi Greyson.

"Morning keluarga Chance :)" sapaku dan diriku masih berdiri karna mereka tidak membalas sapaanku.
"Morning Kesha" sapa balik Alexa, aku hanya balas senyum ke dia. Kemudian aku duduk disamping Jack.
"Ada apa sih Jack ?? Ada masalah apa emgnya ? Kok pada diem gini." Bisikku ditelinga Jack, Jack hanya menatapku lalu mengangkat kedua bahunya.
"Ada masalah apa ini ? Kenapa kalian diam saja dari tadi ?" Tanyaku, lagi lagi mereka diam!
"Jaadi gini Kesha, mmmmmmmm, apa yah tadi." Ucap Tanner lalu menyenggol pundah Alexa "aku harus ngomong apa ke Kesha ??" Tanya Tanner ke Alexa "terserahh" balas Alexa.
"Jadi gini Kesha, kita udah tau masalah kamu sama Greyson semalam. Dan kalian tertangkap paparazzi, berita kalian sudah tersebar dimajalah" terang manager Greyson
Aku bener bener masih gak percaya, "boleh aku melihat majalahnya?" Pintaku. "Sure :)" balas mager Greyson lalu memberikan majalahnya ke aku
Aku melihat cover majalahnya dan isi majalahnya itu tentang aku dan Greyson semua-_- daannnnnnnnn "whatt ???? Berita ini bohong ! 100% Bohonggg !!!!" Ucapku lalu membanting majalah itu, isi majalahnya itu bahwa aku penyababnya! Aku yang menggoda Greyson, dan aku sengaja membuat kariri Greyson down, Berita itu fakeeeee. Berita ini berhasil membuat aku meneteskan air mata. "Jadi kalian percaya saja dengan berita ini ?" Tanyaku dan mereka mengangguk kecuali GREYSON dan JACK. "Kalian begitu percayanya dengan info yang jelas jelas palsu ?? Tp kalau kalian tetap mempercayai info ini aku bener bener minta maaf." Ucapku lagi
Manager Greyson lalu angkat bicara "kami terima minta maaf kamu, tp hal ini sudah terjadi. Kita juga gak tau gimana kedepannya, gimana nasib karir Greyson dan penggemar dia"
Mendengar perkataan manager Greyson, aku sangat menyesallll.
"Jadi aku harus gimana ??" Ucapku
"Kamu gak usah khawatir, kamu gak usah lakuin apa apa. Kita aja yang ngatasin masalah ini :)" balas Jack, dan diikuti oleh anggukan lainnya yang berada diruangan ini.
Aku kembali menatap Greyson, dia merasa salah kepadaku dari tadi dia selalu menunduk.
"Kesha ???" Ucap Greyson.
"Yaa ? Ada apa ??"
"Ikuti aku.." Ajak Greyson "semuanya aku keluar sebentar dengan Kesha."

Aku dibawa Greyson di halaman belakang. Tangan Greyson masih menggenggam tanganku dan mengajak aku duduk
"Kesha, sorry yah karna aku kamu digosipin sama paparazzi yang enggak enggak, aku nyesel" ucap Greyson sambil menundukan kepalanya.
Aku mengangkat kepala Greyson "gak usah merasa bersalah sama aku Grey, masalah ini udah terjadi mau gimanain lagi ? Kita cuman bisa menyelesaikan masalah ini biar cepet habis ibaratnya biar cepat selesai." Ucapku
"Tapi .... Kesha, aku tuh bener bener nyesel banget."
"Udah dong Grey, kalau kamu bener - bener nyesel banget ya aku juga. Tp aku gak nyesel tuh, aku malah tau perasaan kamu ke aku :)"
Greyson kaget dengan perkataanku, dan dia memandang wajahku dan senyum lebar.
"Tapi Kesha gak marah sama Greyson kan ???"
"Ngapain Kesha marah ?? Enggak bakal, emg mau Kesha bener bener marah ke Greyson ? Yaudah kalau itu mau - nya Greyson." Ujekku lalu melepaskan genggaman Greyson. Greyson kembali menggenggam tanganku dan tiba tiba ........... 'Cupppppp' bibir Greyson menyentuh bibir kecilku, aku menundukan kepala dan mukaku merah
"mmmmm, gimana jawaban kamu yang semalam ??" Tanya Greyson
Aku hanya menggeleng - gelengkan kepala, greyson kaget "what ?? Kamu gak mau ??" Kaget Greyson
"Enggak Greyson, aku cuman butuh waktu aja :)" jawabku
"Uhhhhhhh!! Ok, I'll waiting for you babe <3"
Aku langsung memeluk Greyson dan menenggelamkan kepalaku di dalam tubuh Greyson
"Andai kamu tau perasaan aku, kesha. Aku sayang banget sama kamu, andai juga ini hari terakhir jadi kamu gak bisa nunggu waktu lagi.." Ucap greyson sambil menciumi rambutku.
Aku mendongak "kok gitu ?? Aku juga sayang tau sama kamu, tp sayang bukan berarti cinta kan ? Mangkanya aku harus butuh waktu......" Jawabku
Greyson memelukku lebih erat.
Tiba tiba ..........................

"Greyson ??????????? ....................."
Kata kata itu membuat aku melepaskan pelukan Greyson, aku melihat gadis seumuranku berdiri di pintu halaman belakang dan mata dia agak sembab..
"Ariana ?????????" Ucap Greyson kaget.
"Siapa itu Grey ??" Tanyaku
"Dia itu Ariana . sorry Kesha aku tinggal sebentar disini" ucap Greyson lalu meninggalkan aku dan menghampiri ariana.
Begitu Greyson menghadap Ariana, Greyson langsung memeluk Ariana dan berkata sesuatu ke dia, aku terus perhatikan mereka sampai akhirnya mereka meninggalkan tempat ini

Greyson P.O.V

Aku menghampiri Ariana
"Ariana ????? . Kenapa kamu disini ?" Ucapku
"Ini apa Greyson ? Ini apa !!! Siapa dia ! Haahh ??" Ucap Ariana dengan mata sembab dan rambut acak - acakan
"Ini salah paham! Ini info palsu yang dibuat paparazzi."
"Kamu pasti bohong Grey!"
"Enggak! Aku ini bener, majalahnya aja yang salah. Tatap mata aku dalam dalam, coba kamu tebak aku bohong atau enggak." Kataku lalu memegang kepala Ariana, sontak Ariana langsung memeluk diriku erat.
"Percaya sama aku please ... Sekrg kita masuk ke studio aja ya ..." Tanyaku lalu Ariana mengangguk.
Aku membawa Ariana kedalam studio, lalu membaringkan tubuh Ariana dikursi.
Lalu aku mengobrol dengan Ariana selayaknya mengobrol biasa agar Ariana tenang

Kesha P.O.V

Aku kini bersama Jack berada di seberang kaca studio, aku melihat Greyson dengan Ariana begitu romantis sekali.
Aku berfikir aku salah paham dengan Greyson bahwa Ariana adalah pacar dia.
"Kesha, bener kamu di tembak Greyson ??? Cieeee" ejek Jack sambil menenggak minuman soda
"Apaan sih>,< tp aku belum kasih jawaban."
"Kenapa ??"
"Aku mau tau dulu dia bener bener cinta sama aku atau enggak. Dan aku juga belum tau tentang perasaan aku ke Greyson."
"Tp kamu sayang kan sama dia ?" Tanya Jack
Aku hanya mengangguk "iya aku sayang sama dia, aku sayang bukan berarti aku cinta sama dia."
"Ohh, tumben kata - katanya bijak ;p. Ahahahahaa" ejek Jack. "Oh iya, kan Kesha udah merasakan apa artinya cinta yaah. Hahhaa Jack lupa" sambung Jack lagi
"Ih! Rese .. Mau nanya dong, siapa itu Ariana ??"
"Jealous ??"
"Enggak, bukan pacar Greyson kan ??"
"Salah, tebakan kamu salah ??"
"Nahloh, siapa dia ? Sahabat, teman, teman akrab atau apa ??"
"Pacar Greyson ..."
"........................................"

Kesha and Greyson Love Story (Part2) - Made By: Sindy


1 Minggu berlalu aku dan Greyson semakin akrab, hari ini Greyson mendapatkan Job di California. Sebelum Greyson tampil, kami semua menyamar berpakaian seadanya karna kami sudah dikenal banyak orang. Aku dan Greyson memutuskan pergi ke pantai. Dipinggiran pantai aku membuat garis “LOVE” kecil, dan aku duduki, tiba tiba saja Greyson menghapus garis yang tadi aku buat
“Eh, Why ?? Kenapa kamu hapus garis yang aku buat.” Ucap aku menanyakan Greyson, tetapi Greyson malah tidak menjawab dan membuat garis Love yang lebih besar dan duduk disebelah aku. Aku memandang wajah Greyson, dan Greyson menoleh ke arahku lalu dia senyum kepadaku dan mengacak ngacak rambutku.. “Apaan sih Greyson,,” Teriak aku. Sontak jari Greyson mendarat di mulutku.
“ssssttttt, jangan panggil nama itu disini. Mengertikan ??” Pinta Greyson. Aku mengabaikan kata Greyson, dan berlari ke pantai, Tiba tiba Greyson mengejarku. Hmmm, mungkin Greyson kira aku ngambek kali yah-.-, Greyson berlari ke arahku lalu memelukku dari belakang. “Kamu ngambek yaa ??” Ucap Greyson lalu mencium bahuku, aku berusaha mau berontak tapi Greyson memeluk badan aku lebih erat, aku memanyunkan bibir “Eh, jangan cemberut pipi kamu tembem lohh :p” Ejek Greyson, kini aku bebas dari pelukan dia. Aku berlari ke arah ombak kecil dan bermain air dengan Greyson.
“Hahahaa, gila kamu, ngapain aku ngambek weee” Ucap aku berlari menjauhi Greyson, Greyson mengejar aku dan jarak aku dan Greyson semakin jauh, tiba tiba ‘brukk..’ Greyson menabrak aku yang sedang jongkok, sontak Greyson menggendong aku dan aku dilemparkan ke arah ombak -,-
“tuhkan badan aku basah semua, jahat ih u,u” Aku berlari ke tempat pinggiran. “gak bawa baju ganti lagi-,- handuk juga gak ada, si Greyson jail-..-“.
“maaf deh maaf” ucap Greyson disebelah aku dan memberikan handuk.
“iya aku maafin, tpi makasih..” Ucap aku
“Makasih ?? mau aku lempar lagi ke pantai ??”
“Ih gila kamu yah, makasih buat handuknya !”
Greyson hanya nyengir kuda. Badan aku kini berbalut Handuk, dan aku mulai kedinginan. Kini menjelang sore aku dan Greyson masih berada dipantai
“eh, bentar lagi sunset nih Grey..” Ucap aku
“Tuh mataharinya mau tenggelam” Ucap Greyson dan sambil menunjuk keatas. Aku mencari cari yang tadi ditunjuk Greyson tapi gak ada-,-
“mana gak ada tuh ..” aku terus mencari dan jlebb aku ada di depan wajah Greyson. Lagi lagi Greyson nyengir kuda, Greyson memegang wajah aku perlahan lahan wajah Greyson mendekat ke wajahku
*123, Greyson menciumku diiringin Matahari yang tenggelam, 5 menit kemudian aku sadar dan langsung melepaskan ciuman Greyson. Aku bergegas pergi ke apartement yang dekat pantai tadi aku bersama Greyson

Sore pun berganti malam, Greyson dkk akan pergi ke tempat Konser, ttp aku tidak ikut dengan mereka karna aku ingin sendiri dikamar.
“Gak enak banget ternyata sendirian dikamar u,u. Mending aku pergi ke cafe aja..”
Pesanan aku datang dan aku menikmati kopi sambil memandang ke arah pantai yang terang karna dihiasi lampu lampu dari kapal yang mendarat di pinggiran pantai.

Dan tiba tiba .........................................

"Heyy,," Seseorg mengagetkan lamunanku.
"Oh hey," Balas aku lalu berbalalik badan. "Greyson ??"
"Eyyyaaa...." balas Greyson. "Suksess ??" Tanya aku
"Sukses ?? Sukses apa ??" "konsernya :) gimana tadi ??" "Sukses, gak ada sama sekali yang cacat." Jawab Greyson lalu duduk berhadapan denganku.
"Hahhaa. cacat ?? masa kata2nya cacat sih xD hahahaa.."
"Eh, aku mau ngomong sesuatu nih sama kamu. mumpung lagi pakaian rapi."
"Ngomong apa ?? ngomong aja kali Grey :)"
"mmmmm, aa - aku - ku - AKU SUKA SAMA KAMU, CINTA SAMA KAMU, SAYA SAMA KAMU.." Teriak Greyson.
JLEBBBB !! Greyson suka sama aku ? nembak aku ? apa ini mimpi ! Oh My gosshh ! please wake uppp ! aku gak mau ini terjadi, aku gak mau punya kekasih yang masuk di dunia entertaiment .
"sssttt, Greyson. Jangan keras keras, takut ada paparazzi. Nanti salah paham, bahwa kamu emg bener bener suka sama aku, padahal enggak kan ???" Ucapku pelan.
"No Kesha ! .." Ucap Greyson lalu memegang erat tanganku. Aku sontak kaget "Enggak ! Yang kamu ucapin tadi salah ! Aku bener bener suka sama kamu, terserah ada paparazzi kek, president kek apa kek. Aku gak peduli, asal kamu jadi milikku." Ucap Greyson lagi panjang lebar.
"Greyson ??"
"Yeaahh.."
"Kamu gak bercanda kan ?"
"Gak! Kesha tolong lihat mataku dalam dalam, lihat aku serius apa enggak.. pleasee ........" Ucap Greyson lagi lalu berlutut kepadaku.
"Menurut aku, kamu gak serius bicarain tentang ini. kamu bercanda kan ? mau kerjain aku ?"
"Ok ! kali ini aku bener bener serius. KESHA, WOULD DO YOU BE MY GIRLFRIEND ?? Pleaseeeee ............... Ambil bunga mawar ini kalau kamu nerima aku jadi pacar kamu, dan buang mawar ini ke laut kalau kamu nolak aku.." Pinta Greyson, aku tatap mata Greyson dalam dalam. tatapannya emg bener bener yakin kalau Greyson suka sama aku, tp aku bener bener bingung. Dia ARTIS ! Artis terkenal, mendunia. aku cuman takut 1 Hal, Ditinggal jauh dan diluar sana banyak artis artis atau penggemar dia yang lebih cantik, gak seperti aku. Tp kalau dia bener bener sayang sama aku, dia gak bakalan memandang cinta itu dari wajah, penampilan, tapi dari hati yang tulus. Oh Godddddddd Aku binguunggggg...
"Uhh, Ok Grey. ini bener bener hal yang sangattt sangat sulit, karna ini menyangkut perasaan kita berdua. Ok, aku bakalan ambil bunga dari kamu. Tapi..................." Ucap Aku terpotongg oleh Greyson, muka Greyson yang dari tadi Serius sekarang menjadi senang.
"mmmm, Tapi apa ??"
"Tapi, aku minta waktu dulu. Kalau hati aku benar benar yakin, aku bakalan menerima kamu :)"
"Butttt, Whyy ?? kenapa kamu harus butuh waktu buat mutusin ??"
"Karna aku belum tau, bahwa aku juga sayang sama kamu atau enggak. so, pleasee grey, tolong beri aku waktu." Jawab aku dan beranjak dari kursi. Greyson juga beranjak dari kursi, sontak Greyson langsung peluk aku dan mencium kening aku.
"Ok, aku akan menunggu keputusanmu Kesha .." Ucap Greyson dan mencium kening aku kembali

"JEPRETT, JEPRETT, JEPRET!!"
Bunyi apa ituu ??

Aku langsung melepaskan pelukan Greyson, anddd SHITTTTTTT !! ternyata ada paparazzi yang dari tadi stay di tempat yang gak jauh dari aku dan Greyson..

"SHITTTT !!!! Arggghhhh!" Ucap aku lalu lari dan mata aku meneteskan air mata, Greyson mengejar diriku, aku langsung tarik dia ke dalam apartement kita

Kesha and Greyson Love Story - Made By: Sindy


"Oke aku tunggu kedatanganmu. Nanti aku kenalin kamu sama temanku. See you." Ucap Jack saat bercengkrama dengan saudaranya melalui telpon.
Saat jack mengobrol dengan saudaranya, Greyson yang dari tadi mengutak - atik Ponselnya beralih memandang Jack.
Ya Jack ! Dia bekerja dengan Greyson, dia sering membantu Greyson, bisa dianggap dia teman akrab Jack. Jack mempunyai saudara di Australia, asal Indonesia dan akan berlibur ke London, tempat Jack dan keluarga Greyson tinggal
"Siapa Jack ? Saudara kamu ??" tanya Greyson sambil memandangi jack yang menghampiri dirinya
Jack hanya senyum ke Greyson, Jack sering menceritakan saudaranya dia ke Greyson, dilihat saat Jack menceritakan soal saudranya dirinya ke Greyson, Greyson terlihat tertarik dengan saudara Jack, Nah Saudara Jack itu "KESHA".
Jack hanya tersenyum lebar dan menghampiri Greyson "Kalau iya kenapa ? Mau aku ceritain lagi ? Gak bosen apa Kesha Kesha mulu :p, Hahahhaaa" Ejek Jack
Greyson hanya memajukan bibirnya, dan kembali memainkan ponselnya.
"Emg iya aku gak bosen sama cerita tentang Kesha, malah aku tertarik dengannya" ucap Greyson lalu menaikan alisnya. Mulut Jack mendekat ke telinga Greyson, Greyson terlihat geli dan tertawa kecil.
"Kesha, mau ke SINI BESOK PAGI !" Ucap Jack lalu menjauh dari Greyson. Greyson terbelalak, Kesha mau kesini ?
"Hahh ?? Apa ?? tadi kamu ngomong apa Jack ??"
"Asin banget telinga kamu" canda Jack sambil melet keasinan.
"errrrrrrr..." jawab greyson

Keesokan harinya Jack, Ariana dan Greyson sedang mengerjakan sesuatu dan terdengar suara mobil berhenti didepan studio.
Jack beranjak pergi dari kursi.
"Mau kemana ??" tanya Greyson sambil merangkul Ariana
Jack menghiraukan pertanyaan Greyson dan langsung keluar, dilihat ada Kesha sedang mengobrol dengan mom Lisa.
"Kesha ??" ucap Jack dan menghampiri mereka berdua.
Kesha menengok ke arah Jack, sontak Kesha langsung memeluk saudara dia tercinta
"Jack, miss you..." Ucap Jesha langsung memeluk Jack.
"Miss you too Kesha, udah 3 tahun gak liat kamu. Sekarang udah dewasa kamu.." ejek Jack
"Apaan sih Jack, emg aku masih suka main Barbie Barbie-an apa ?? :p"
"Eh, kamu udah kenal sama mom Lisa ??"
"Iya sejak tadi :D" jawab Kesha cengengesan
"Iya Jack :)." Ucap Mom Lisa "saudara kamu cantik yah ;)" Puji mom Lisa
"Ah tante, mujinya pinter banget. Tante juga cantik kok, cantik banget malah tan ;)" Ucap Kesha, Kesha langsung malu :$
"Kenyataan iya kan Jack, hahahaa Makasih ;)"
Jack hanya mengangguk pelan "Eh, jangan panggil Tante. panggil aja mom. oke :)" Ucap Lisa lagi.
"Oh, oke oke Tan, eh mom :)" Jawab Kesha
"Yaudah kita masuk ke dalam yukk.." Ucap Lisa sambil memegang kedua bahu kesha.
Kesha hanya mengangguk pelan dan senyum ke Lisa.
"jack, aku sama mom Lisa kedalam yah :)" Pamit Kesha,
"Yepp.." jawab jack..

"Udah pernah ketemu Greyson gak ??" Tanya mom Lisa ke Kesha sambil berjalan.
Kesha bingung, "Greyson ?? Siapa itu Greyson mom ?? eh sorry Kesha gak tau mom. baru kali ini malah denger nama GREYSON :)"
"Lupakan:) ini kamar kamu..." Ucap Lisa sambil memasuki kamar Kesha sementara,
"Mom ini kamar gak kegedean buat aku kan ??" ucap Kesha, lalu menaruh barang bawaannya sementara di saping tempat tidur
Lisa hanya mengggeleng gelengkan kepala "Kegedean apanya sayang ?? Gak kok, udah enhoyy aja anggap rumah kamu sendiri :).."
"Baik banget mom Lisa ini ({}).. Thanks yah mom ! :D"
"Oke, tante kedepan dulu yah, mau ngurusin tanaman deoan" Ucap Lisa sambil mengacak ngacak rambut Kesha
"Ok mom, Thanks yah mom. Tp maaf tadi ganggu pekerjaan didepan :)" Kehs hanya tersenyum lebar
"Noprob Kesha;).. Bye."
"Bye mom :D"

Kesha P.O.V
Sore hari...
Aku sedang merapihkan rambutku, tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamarku.
"Masuk, gak dikunci kok" Ucap aku sambil mengikat rambut aku dengan rapi.
"Kesha, kamu disuruh ke taman deket studio sekarang.." Ucap Jack masih didepan pintu kamar Kesha
"Hahh ?? Baru aja disini , aku punya salah apa sama mereka ??" tanyaku ke Jack
"Hahahhaa Kesha Kesha, kita cuman sekedar kumpul kumpul aja kok. dan kamukan baru aja disini, ya butuh komunikasi lah sama keluarga disini. ada ada aja kamu yah !" Ucap Jack sambil tertawa.
"Hehhehe,"
Aku dan Jack segera pergi ke taman, aku dan Jack bergabung dengan Aleza, Tanner dan Lisa.
"Ayo sayang duduk, makan durian bareng kita" Ajak Lisa
Astaga org sini doyan durian yah ??._.(?) Aku kira org Indonesia, negara asli aku :D
"Tante, eh. Mom suka makan durian" Tanyaku heran ke Lisa
Mereka hanya mengangguk pelan dan melanjutkan memakan durian. Aku hanya tersenyum
Aku dan Jack memakan durian itu,
"Greyson, anak mom kan ?? Kok gak kelihatan ??" Ucap Aku
"Di studio" Jawab Alexa
"Studio ?? emgnya profesi Greyson apa ??"
Semua org menatapku heran, aku juga ikut bingung
"mmm, sorry sorry. Jadi semuanya... Kesha gak tau siapa itu Greyson .." Jelas Jack
Emg siapa sih ???
"Greyson itu penyanyi" Jawab Tanner
"Oh, sorry yah aku gak tau. Soalnya aku bukan penggemar dia," Gak apa apa kok;). Ayo lanjutin" ucap Lisa
"Iya:), kok Greyson gak kesini ?? Gak enak, kalau aku makan ini durian tapi ada juga yang gak makan :)" Ucap aku
"Oh, kamu mau bawain buat dia ??. Bawain aja itu durian buat Greyson, durian kamu juga dibawa biar dimakan dsana bareng bareng :)" Jawab alexa sambil memberikan 1 durian yang terbungkus dari plastik.
"Aku sih mau mau aja, tp dia bener bener suka ??"
"Greyson suka kok Kesha, coba aja pasti Greyson suka.." jawab Tanner
Lisa dan Alexa hanya tersenyum yang berarti IYA, GREYSON SUKA DURIAN
Aku lihat ke Jack, dia tegang gak tau kenapa.
Aku berpikir pikir dulu, kalau dia gak suka, dia bisa marah sama aku.
"Oke deh:)." Ucap aku lalu kearah studio lalu membuka pintu Studio sambil membawa dua durian milik Greyson

Jack P.O.V

Kesha sudah berjalan kearah Studio
"Bukannya Greyson gak suka yah sama Durian ?? malah benci banget sama Durian." Ucap aku gelisah, aku bukan gk tenang sama Greyson, tapi aku khawatir sama saudara aku sendiri Kesha, Greyson itu terlalu gampang emosi, marah. Apalagi greyson gak suka sama durian
"Udah tenang aja, emg sih Greyson benci sama durian, tp kayanya Kesha bisa kok buat Greyson makan durian walaupun 1 gigit" Jawab lisa meyakinkan bahwa Kesha akan berhasil membuat Greyson memakan durian itu.

Kesha P.O.V

Aku memasuki Studio, dilihat ada sesosok anak laki laki seumuran denganku sedang memandangi Laptop dia.
"Permisi.." Ucap aku mendekat ke anak itu
Anak itu mengangkat kepalanya dan senyum ke aku.
"Tau Greyson gak ?? Dimana dia ?? Aku mau berikan ini ke dia: Ucapku ke dia sambil mengangkat durian bawaanku
Anak itu tiba tiba terbelalak melihat bawaabku itu (Durian)
Aku heran dengan dia. kenapa dia ini ??
"Hello, tau Greyson dimana ga ?? aku cuman mau ngasih ini doang kok" Kata aku lagi
Muka dia itu memerah, aku liat dia gregetan
"Uhmm, Aku ini Greyson, kamu siapa yah ??" Ucap Greyson sambil menahan nafas
"Eh..." Ucapku nahan malu, terus salting, malu malu banget >,<
"mmm, sorry yah ternyaa kamu itu Greson." Ucapku lagi
"mmmmmmm, not Greson but Greyson." Ucap Greyson membenarkan perkataanku.
"Oh sorry sorry, Greyson. Yayayaya Greyson :$. Aku Kesha, saudara Jack.." Jawab aku

Author P.O.V

Greyson tampak sumringah setelah tau nama dia (kesha)
Greyson mempersilahkan Kesha duduk disebelah dia.
Sebenarnya sih Greyson masih agak gak enak sama bau durian, tp dia lakukan agar Kesha (Saudara Jack) gak kecewa sama Greyson

"Kamu bawa apa ??" Ucap Greyson sambil memandangi durian yang dibawakan Kesha
"durian, ini sengaja aku bawain ke sini buat kamu :)" jawab kesha lalu menyodorkan durian untuk Greyson
Muka Greyson tegang seperti patung, badan dia terlihat tidak bisa bergerak, yang bisa bergerah hanya mata dan mulutnya. Kesha keheranan
"Grey, kenapa benci sama durian ?? Tanya Kesha
"mm, aaa-aa-ku-aku" jawab Greyson dan langsung memakan durian dengan kahap, dia terpaksa memakan durian itu, Greyson mencoba agar tidak benci lagi dengan durian.
Kesha tambah heran dengan Greyson.
"Jujur aja kali Greyson, kamu emg gak suka kan sama durian ?? udah deh jujur aja lebih baik :)" Ucap Kesha
Muka Greyson memerah, Greyson hanya mengangguk dan melanjutkan memakan durian tadi
"Terus ?? Kenapa kamu makan lagi durian itu ?? Bukannya kamu gak suka ??" tanya kesha lagi
Greyson memandang wajah Kesha, "Aku mau coba agar gak benci lagi sama durian" Jawab Greyson sambil tersenyum lebar

My Love (Part7 Last Part) - Made By: Sindy

Aku merasa bersalah dengan Greyson, mulai dari aku membohongi dia tentang penyakit ku ini dan tidak bisa menemani dia seleksi. Apalagi 2 hari lagi seleksi tiba.

"Sindy, tentang seleksi jangan khawatir.." Kata Greyson menenangkan diriku,,
"Iya sindy, kan masih ada Greyson.." Susul Claudia.
"Dan, walaupun kamu gak ikut seleksi.. Greyson ttp bawa nama kamu kok.." Kata Cody sambil menghampiriku dan menepuk pundak Greyson..
Aku menatap Greyson, dan Greyson juga menatap aku seolah olah meyakinkanku..
Aku hanya menganggukan kepalaku pelan.. "Tapi kamu gak apa apa kan?? Kalau aku gak ikut seleksi ?? Aku bisa kok paksa diriku untuk ikut seleksi.." Ucap aku ke Greyson..
Cody, Claudia, dan Justin menggeleng gelengkan kepalanya. Ya karna mereka bertiga mengerti penyakitku ini.
"Jangan Sindy.. percaya sama aku aja yah.. karna dokter belum ucap kamu udah pulih.." Jawab Greyson sambil memegang tangan aku..
"Iya, aku percaya sama kamu.. Good Luck Greyson.." Ucap aku dan melebarkan senyumanku, sebenarnya ini senyum fake, aku cuman ingin Greyson gak terlalu khawatir sama aku.
Aku dan Greyson berpelukan sebentar..

"Oke, Sindy.. kk mau pulang. mau ambil baju ganti kamu. sama jemput mom ;)" Ucap Justin sambil mengacak ngacak rambut aku..
"Iya..." Jawab aku
"Aku sama Claudia juga yah.. soalnya kita di panggil ortu kita masing masing.. Ini juga udah sore.." Kata Cody
"Iya... kalian hati hati yah.. Greyson, kamu gak pulang ??" Ucap aku ke Greyson.
"Enggak, kan kamu sendirian. aku disini nemenin kamu selama justin gak ada.."
Aku hanya senyum..
"Greyson, jaga adik gue yah.." Ucap Justin ke Greyson.
"Oke sippp.."

Mereka bertiga pergi ke rumah masing masing, sedangkan aku ??? aku dengan Greyson..
Greyson kelihatannya sangat khawatir denganku, sampe sampenya dia terus memperhatikan kondisi aku.
"Dari pagi kamu belum makan kan Sindy ?? Makan yah, aku suapin.." Ucap Greyson sambil menyodorkan sendok ke aku..
Aku menggeleng gelengkan kepala dan menutupi mulut aku dengan tanganku..
"Ayo dong makan, kali ini aja. 2 suapan atau 3 deh,, kalo lebih nanti aku beliin balon.." Canda Greyson..
"Haha, masa di beliin balon ?? Gak ah,," Jawab aku..
"Aku cium dehh.." Canda Greyson lagi..
Aku membaning bantal ku ke muka greyson. dan tertawa..
"Gak ah, gak mau dicium.. ya udah deh ayo suapin.. :D" Ucap aku ..
Greyson hanya cengengesan.. "Nahh gitu dongg, ayoo aaaaaaaaaaaa ......."
Aku membuka mulutku, daaaannn "mmmmmm,, masuknya ke gue Greyson ... Hahahaaaa,,," Canda Greyson lagi..
"Ihh Greysonnnnnnnn ......"
"Hahaa, oke oke.. kali ini serius." Ucap greyson sambil menyuapin aku..

MORNING !!!

sekitar jam 8 malam Greyson pulang, karna Mom dan Justin sudah datang..

Karna aku habis mandi, aku menyisir rambut aku.. dan betapa kagetnya rambut aku rontok, gak seperti biasanya, rambut yang rontok banyak banget..
Aku menangis,, "Mom...." rengek aku ke Mom
"Iya kenapa sindy, kok nangiss?? Jangan dong, mom yakin kamu bisa sembuh.."
"Gak mom.." Ucap aku sambil menangis, "Rambut aku mulai rontokk.." Ucap aku kembali ke Mom..
"percaya dengan adanya keajaiban, keajaiban pasti ada nak.."
Aku hanya menganggukan kepala ku.. aku tidur, sambil melamun.. memikirkan apa yang terjadi jika aku gak ada di dunia ini. Greyson, Claudia, Cody, Justin dan Mom..
Aku sayang semua, aku gak mau meninggalkan mereka, aku tau ini takdir tuhan. tapi aku gak mau meninggalkan mereka, dan melihat mereka sedih memikirkan ku. Tapi ini lah yang dinamakan takdir..

Greyson P.O.V

Aku sibuk mencari Angel dan Lysa, agar mereka meminta maaf dengan Sindy.. aku ke kantin, siapa tau ada mereka. Yaaa, akhirnya dia ada di kantin juga. Aku menghampiri mereka..

"Heyy Greyson,," Sapa Angel..
"EH, gak usah basa basi, kalian kan yang ngebuat baju sindy kena noda terus kekunci di kamar mandi ??" Ucao aku to the point ke Mereka.
"HAAAAHHH ??? Siapa ?? Aku gak mungkin nglakuin hal itu.." Jawab Angel panik,,
"Haah ! iya tuh.. itu fitnah tau Grey" Susul Lysa.
"Aku tau, kalian itu nenek sihir. Kalian iri kan ?? Kalo ada org yang lebih beruntung dari kalian ?? Cukup tau," Ucap aku panjang lebar ke mereka. "Lebih baik, kalian ngaku.. kalo emg bener kalian yang ngelakuin hal itu dan gak ngaku terus belum minta maaf ke Sindy !! Aku gak bakalan maafin kalian dan akan menyebar luaskan berita ini ke media. Walaupun hal sepelee.. !" Ancam aku.. Mereka kaget dan tambah shock.. mereka ngomong sendiri..
"Oke oke Grey, kita ngaku.. emg kita yang ngelakuin hal itu. Tapi please greyson jangan menyebarluaskan berita ini. Please, kita bakalan nurutin kemauan kamu. Asal itu agar kamu bisa maafin aku.." Jawab Angel dan Lysa..
"Oke ! FINE ! Kalian janji bakalan nurutin kemauan aku ??" Ucap aku ke mereka. Mereka cuman menganggukan kepala
"Besok ! Sehabis seleksi kalian dan aku ke rumah sakit !"
"HAAAHH ?? emg siapa yang sakit ? Kamu ??" Jawab Angel sambil menempelkan tangannya ke jidat aku.
"Bukan,," Ucap aku melepaskan tangan angel " Tapi SINDY !"
Mereka sontak kaget.. "Emg dia sakit apa Grey ??" jawab Lysa penuh kekhawatiran..
"Gak tau, kayanya dia parah.."
"OMG !!!,, terus kita jenguk Sindy, hbis itu kita ngapain ??" Tambah Angel..
"Kalian harus minta maaf ke Sindy.."
Mereka hanya menganggukan kepalanya,
"Aku tunggu kalian besok !!.." Ucap aku lalu meninggalkan mereka.

Sindy P.O.V

Entah bagaimana kondisi aku sekarang, Dokter tidak memberi tau kondisiku ke aku. Dia hanya memberi tahu ke Justin dan Mom.

Keesokan Harinya

Aku merasa pusingg, setiap kali tanganku memegang kepalaku, rambut aku menempel ke tangan aku.. Aku terusssss kesakitan... Rambut rambut yang rontok mulai berjatuhan ke lantai dan bececeran di kasur..
Aku menjerittt memanggil Justin dan Mom..
"Mommmmmm, Justin ...... aaaaaaaaaaaaaaa" Rintih aku..
"Ya ampunnn, Sindyyy" Mom kaget dan langsung menghampiri aku..
"Mom,, sakittt mom.. kepala sindy sakit.."
"Ya ampun,, Justin cepatt panggil dokter..." perintah Mom ke Justin..
"Iya Mom,,," Jawab Justin dan langsung lari..
"Sabar nak, sabarr.. kamu pasti kuattt..."
"Sakitt mommm..."
Dokter dan Justin datang, mereka berdua diperintahkan dokter untuk jaga diluar.. Dokter dan suster memasangkan beberapa alat di tubuh aku.. Aku merasa risih..
Dan tubuh aku lemas, terasa tubuh aku akan diangkat ke surga..

Greyson P.O.V

Jam ini adalah jam seleksi tiba.. Aku merasa khawatir dengan keadaan Sindy..
Sekrg giliran aku maju ke depan. dan aku menyanyikan lagu "Waiting Outside The Lines" aku sengaja membawa rekaman suara aku dan Sindy pada saat latihan, jadi masih ada Sindy yang menemani aku seleksi ..
Dann Mr.Joe mengumumkan siapa yang lolos.. Dan ternyata yang lolos adalah Aku Sindy dan Cody Claudia.
Aku merasa senang.. Datang ke rumah sakit dengan membawa kabar baik, karna aku dan Sindy lolos..
Bel pulang tiba, aku Cody Claudia, Angel dan Lysa berbondong bondong ke Rumah sakit, Dilihat didepan kamar Sindy, ada Justin dan mom diluar dan tampang mereka shock dan sedihh..
Aku kaget dan menghampiri mereka. Tiba tiba Mom memeluk aku,
"Mom, emg apa yang terjadi didalam ??" Tanyaku penasaran ke Mom..
Cody Claudia dan Angel Lysa sedang bertanya tanya ke Justin.
Mom hanya menangis, "Sindy sedang diperiksa dokter nak.. penyakit dia kambuh lagi..." Ucap Mom Sindy
"Sudah berapa jam Sindy diperiksa dokter ??" Tanyaku penasaran..
"3 Jam Greyson..."
"APA ?? 3 jam mom ?? Kok bisa ?" Ucap aku sambil melepaskan pelukan mom dan menatap mom.. "Emg dia megidap penyakit apa ??"
Mom dan Justin diam..
"Please jawabbb ...."
"Greyson., Sindy sebenarnya mengidap penyakit Kanker Otak.." Ucap Claudia,
Aku kaget, lemas.. kenapa Sindy gak cerita tentang penyakit ini..
Aku tau, ini semua yang dilakukan Sindy agar aku tdk terlalu khawatir dengan dia.
"Kenapa kalian gak cerita dengan aku ?? tentang penyakit ini ? Hahh !!" Aku shock, emosi aku tdk bisa terkendali. Air mata aku mulai membasahi pipi dan bajuku..
Cody menghampiriku "Ini semua kemauan Sindy greyson.." Ucap Cody menenangkan diriku.
"Tapi, gak kaya gini juga caranya.."
"Aku tau perasaan kamu grey, kita sesama laki laki. aku tau perasaan kamu. Tapi please jangan emosi.. Kata Sindy, kita gak boleh cerita tentang penyakit ini .. Ini cuman buat kamu ! agar kamu gak sedihh.." Ucap panjang lebar Cody..
5 jam berlalu Sindy diperiksa.
Dokter keluar, dan ...
"dok, bagaimana keadaan anak saya dok ?? Baik baik saja kan dok ???" Ucap Mom menanyakan keadaan Sindy ke dokter lalu mom memeluk Justin..
"Sebelumnya saya minta maaf ke kalian semua dan terutama Ibu, Sindy sudah tidak ada. Nyawa Sindy tidak bisa tertolong lagi. karna penyakit anak anda ini sudah parah. Untuk kalian semua harap bersabar dengan kepergian Sindy." Ucap Dokter lalu pergi meninggalkan kami.
Aku Shock bangett denger kabar ini.
Walaupun aku dan Sindy baru bertemu, baru berteman. rasanya aku gak rela ... Aku mencintai Sindy. Mungkin aku terlambat mengucapkan hal ini ke Sindy.
Kita semua ke ruangan Sindy.
Mungkin kemarin kemarin adalah senyum canda dan tawa terakhir Sindy denganku.
Aku membuka kain yang menutupi tubuh Sindy. Aku memegang pipi lembut dia, dan memegang tangan dia. Aku mendekat ke telinga sindy
"Sindy, aku bawa kabar gembira buat kamu, walaupun kamu jauh disana sendirian tanpa aku. Kita lolos seleksi sindy. senangkan ?? Aku cinta kamu, tolong walaupun kamu sudah pergi meninggalkan ku. Janji kamu akan selalu mencintaiku, dan jika aku dan kamu bertemu disana, kita akan menjadi sepasang kekasih. See you Sindy, I WILL ALWAYS LOVE YOU AND MISS YOU.." Ucap aku lalu mencium kening Sindy, dan meneteskan air mataku ke pipi Sindy..
"Angel, Lysa.. ingatkan janji kamu ??"
Angel dan Lysa menghampiri Sindy
"Sindy, maafin kita berdua yah, kita punya banyak salah ke kamu. Tapi please dimana pun kamu berada, maafin kami. Kami gak tenang kalau kamu belum memaafkan kita berdua.. Love you Sindy.." Ucap Angel, Angel dan Lysa memeluk tubuh Sindy..
Kita semua sedih, kehilangan org yang sangat baik, seperti malaikat.
Apalagi Mom dan Justin, dia sangat tidk rela.

Sindy P.O.V

Selamat tinggal semuanya, Aku mau , kalian tidak sedih lagi atas kepergianku ini. Mungkin ini jalan yg terbaik, daripada aku merasa kesakitan.
Thanks untuk sahabat sahabat aku. maupun Angel dan Lysa, aku memaafkan kalian berdua,
Thanks untuk Claudia dan Cody, karna kalian sudah membuat aku senyum dengan tingkah jail kalian. Dan Greyson, aku sangat mencintai kamu. Semoga nanti jika kita bertemu di tempat yang sama, semoga kita menjadi sepasang kekasih.
Aku nyaman ditempatku yang baru, karna banyak teman teman yang baik denganku. Walaupun tidak ada Greyson.
WILL ALWAYS LOVE YOU ALL, AND MISS YOU.. :)

Greyson P.O.V

Hari pemakaman Sindy tiba.
Semua sudah kembali kerumah masing masing, cuman aku Cody dan Claudia di pemakaman Sindy. kita bertiga merasa kehilang sosok perempuan yang sangat baik dengan kita.
Aku dipemakaman Sindy berbicara sendiri, seolah olah aku berbicara dengan Sindy.

"Sindy, good bye, aku disini selalu mencintai mu :)"
Kita bertiga menghabiskan rasa sedih kita karna kita kehilanagan sahabat,

Sejak kematian Sindy, aku mengurung di Kamar. Mungkin aku butuh waktu untuk melupakan hal ini, Tapi aku tidak akan melupakan SINDY..

----------------------------------------------------

THE END ...

My Love (Part6) - Made By: Sindy


Aku segera mendi. Selesai itu aku ke ruang tengah. Greyson dan Justin kelihatan asik banget ngobrolnya.
“Hehooo !! Lagi ngapain ? Ngerumpi yah ? wkwkwwkwk” Tanya aku penasaran. Dan duduk disebelah Greyson :$
“Jiahh, emg kita ibu ibu apa huhh !!” Kata justin cemberut ..
“ehh gak baik loh anak laki laki cemberut, nanti selena gak sayang lagi sama kamu :p.” Ejek Greyson
“asdfghjkl—“ wkwkwkwk gue ke kamar dulu ye ,, babayy ~~”
“Ehh mau apa ??” cegat aku.
“Mau tidur lahh hoaaaammmmmm..”
“ya udah gak usah bangun. Lebih baik ._.v kidding weee”
Greyson yang dari tadi memperhatikan aku dan justin, greyson tiba tiba tertawa =))
“Kenapa emgnya ada yang salah ?” Tanyaku ke Greyson
“Enggak sihh lucu aja hahhahhaaa.. eh mau gak aku aja ke rumah Cody. Kayanya ada Claudia tuh dirumahnya..”
“Masa sih ? Ya udah kapan ?”
Hahahhaa ! emg dasar kita pengganggu LOL
“Sekarang aja gimana ?”
“Ya udah deh ..

“Heyhoo Cody ... *knock knock knock..” Seru Greyson
“Iya bentar” Seru Cody dari dalam rumah . “Ehh ada Sindy juga .. Kalian pacaran yah ?”
“Ih apaan sih co, enggak tau. Ihhh rese sihh u,u” Kesal aku.
“Jhahahaa, org aku nanya doangg.. cieee” Ejek Cody.
Ihh emg yah cody sukanya nebak yang enggak enggak.. Aku liat pipi Greyson, biasanya kalo ada yang bilang kita pacaran, pipi dia merah kaya kepiting rebus.
“Pipi kamu merah tuh Grey..” Ejek aku ke Greyson. Aku dan Cody tertawa. Karna merahnya gak wajar bangett ._.v
“Merah merah kan unyuu :$” Canda Greyson ke aku dan Cody.
“Eh masuk yukkk..” Ajak Cody, “Gak enak kalo ngobrol di pintu, hahaa. Gak usah malu..”

Aku dan Greyson masuk ke ruangan tengah Cody. Tiba tiba ada yang datang.
“Ehh, ternyata ada Sindy sama Greyson juga :$” Kata ssorg menghampiri kita.
“mmm ngapain kamu disini Claudia ..” Tanyaku.
“Aku kesini kan ngerjain tugas kemaren wee..” Jawab Claudia,.
“Ohh .. aku kira ngapain” Kata Greyson.
“Ih! Emg ngapain gimana ?? gak ngapa ngapain kok,”
“percaya deh percaya ...... eh kalian udah siap belum buat seleksi nanti ??” Tanya aku ke Claudia dan Cody.
“udah dongg.” Jawab mereka kompak nyoo !
“Acieeee, kompak bener ye pasangan baru ini.” Ejek Greyson ..
“Eh Grey, bukan pasangan baru tau, tapi calon pasangan baru :p” Kata Cody. Wah wah Cody suka sama Claudia..
Claudia yang mendengar perkataan Cody tadi, pipi dia langsung merah kaya kepiting rebuss yang baru mateng.
“Acieeeeee. Tembak dong co !” Seru aku ke Cody, sambil menyenggol punggung Claudia.
“Waktunya belum tepat wee :p”
“Cau, kamu nanti gak kesepian lagi. Soalnya nanti Cody bakalan jadi pacar kamu.. aaa cocuitt !”
Kita bercanda candaan dirumah Cody.
Tiba tiba kepalaku terasa pusingg, pusingg sekalii... Terasa tubuh aku melayang diudara. Lemas ,, mata aku berat. Dannn daannn Brukkkkk.. aku pingsan .

Greyson P.O.V
“SINDY !!!!!!!!!!!!!!!!!” Kataku kaget, karna sindy pingsan secara tiba tiba. “Sindy, kamu kenapa ? Please bangun.. jangan bercanda dong sindy..” kataku panik.. entah karna apa aku tiba tiba panik, apa mungkin aku punya rasa ke dia ??
“Greyson ! dia emg bener bener pingsan !!.. kamu bawa ke rumah sakit cepat !!” Kata Claudia panik juga..
Aku Cody dan Claudia bingung mau dibawa kemana ini Sindy, kerumah sakit atau rumahnya ??
“Mending kita bawa ke rumah sakit aja dulu, claudia kamu telpon justin aja deh.” Kata cody
“iya sipp..”
Aku dan Cody menggendong Sindy ke mobil. Kita bertiga segera membawa sindy ke rumah sakit.

Sindy dibawa ke ruang rawat untuk diperiksa. Sayang aku tidak bisa masuk disamping Sindy sekarang. Aku yang melihat dari luar kaca merasa kasihan tiba tiba kondisi dia down ,,
“Claudia, emg sindy suka sakit kaya gini yah ??” Tanyaku ke Claudia.
“Iya mungkin.”
“ya ok. Aku ke toko kantin dulu ya, aku titip Sindy !!”
Aku ke kantin untuk beli minuman, dan makanan ringan

Sindy P.O.V
Tiba tiba aku sadar, dan aku kaget kok bisa ada di rumah sakit ??
Kepala aku terasa berat, pusingg. Dilihat Dokter sedang memeriksa aku. Dan Cody Claudia masuk ke ruanganku.
“Sindy! Udah baikan kamu ??” Tanya Claudia ke aku.
Aku cuman menganggukan kepalaku saja. Tiba tiba justin datang.
“Eh Sindy kamu kenapa ??” tanya justin ke aku.
“Gak tau kak” Jawabku lemass.
“Dok, sakit apa dia dok ??”
“jadi, ja ja jadi adik anda ini. Mengidap kanker otak..”
“APAAA ?????” Seru Justin, Cody, dan Claudia bersamaan..
“Apa dok ? saya mengidap penyakit itu dok ??” tanyaku lemas ke dokter,. Jujur saja emg aku sering merasakan hal kaya gini, cuman gak sampai pingsan.
“Iya anda mengidap kanker otak. Saya rasa penyakit kamu itu sudah lama, tapi gak dibawa ke rumah sakit, ya akhirnya jadi begini semakin parah.” Jelas Dokter.
“Parah dok ??” Tanya Claudia pasrahh, dan dia menangis dalam pelukan Cody
Dokter hanya mengangguk pelas.
“Dok.. please, tau kan Greyson? Jika dia bertanya keadaan saya, tolong jangan bicarakan masalah ini. Tolong dok.”
“Iya saya akan :)”
Dokter ke luar ruanganku
“aku minta ke kalian, please jaga rahasia ini ke Greyson, aku gak mau dia sedih. Oke, cuman ini permintaan aku. Hidup aku gak bakalan lama lagi :(“ Pinta aku.
“Kok gitu sih sindy ngomongnya. Gak baik tau.” Jawab Claudia langsung memelukku.
“Siap sindy, kita semua bakalan jaga rahasia ini.”
“Thanks :)”
Aku lihat Greyson sedang diluar dan mengobrol dengan Dokter tadi.

Greyson P.O.V
“Dok, tunggu ! Pasien Sindy mengidap penyakit apa ? Baik baik saja kan ?”
“Kamu tenang saja, dia baik baik saja, cuman kecapaian aja.”
“Puji Syukur. Makasih dok.”
“Saya pergi dulu ya dik :)”

Sindy P.O.V
Greyson memasuki ruangan aku.
“Sindy, kamu baik baik aja kan ?” Tanya Greyson panik,
Dia duduk disebelah aku, dan menggenggam tangan aku dengan erat. Aku lihat dia meneteskan air mata .
“Greyson . tolong jangan jatuhkan air mata kamu. Liat kan ? aku baik baik saja ? Sore nanti juga aku akan diperbolehkan pulangg”
“Aku khawatir aja sama kamu. Tapi bener kan kamu gak apa apa ?” Kata greyson, sambil mencium tangan aku.
“bener kok Greyson ..” Kata aku sambil mengelus rambut greyson

My Love (Part5) - Made By: Sindy

Deg!! Greyson mau bawa aku kemana ?? Kejutan kah ? atau apa ? AHH !! jangan terlalu berharap Sindy !!

“Taraa, sampe dehh._.” Kata Greyson sambil senyum senyum lebar gitu-_-
“Ini rumah pohon ? eh, kurasa aku ingat sesuatu..”
“Ya jelas lah, ini kan tempat dimana kita pernah bertemu, ya gak ya gak ?” Kata greyson panjang lebar..
“ohohohoo, iya aja deh. Wkwkwk just kidd ecen :p” ledek aku ke Greyson sambil duduk dibebatuan.
Greyson juga duduk disebelah aku.. “Oh iya, aku belum tau.. kamu asal mana sih ?”
“Ayoo coba tebak,, nanti aku kasih gope dehh :p”
“Kan aku yang nanya Sindy Gladys ................. kenapa kamunya yang balik nanya. Eh coba aku tebak, dari Indonesia kah ?”
“Sepuluh buat kamu :p ..”
“Jhahahhaaa, bisa aja kamu sindy..” kata Greyson sambil mengacak ngacak rambutku..
Pokoknya Sore itu aku dan Greyson di Rumah Pohon waktunya cuman buat bercanda candaan. ._.v

Tiba Tibaa.. tolelet tolelettt...
“Ehh tunggu grey, ada sms masukk” Kata aku mengakhiri candaan Greyson.
“Ya udah buka aja, barangkali penting”
“oke.. mmm dari Claudia nih..”
“Coba kamua buka.”
To: Sindy Gladys
Sindy !!!!!!!!! Tau gak sih, yang ngunci kamu di Toilet itu siapa ?
Haahh !! Ayoo tebak siapa .. Ternyata !!!
Dia itu kerjaan ANGEL and LYSA .. Oh My Goshh !!!

Claudia.

“Oh my goddddd !!!” betapa kagetnya aku menerima sma dari Claudia, yg berisi tentang kejadian tadi pagi.
Tiba tiba greyson bertanya kepadaku “Ada apa sebenarnya ? apakah keluargamu ada yang terkena musibah, atau Claudia terjadi apa apa ?? ayo ada apa sindy..”
“mmm, Grey. Sebelum aku ngasih tau ke kamu, aku mau tanya ke kamu. Boleh kan ?”
“Ya silahkan tanyakan, asalkan aku bisa menjawab pertanyaanmu itu..”
Aku menghela nafas sebentar.. “Benarkahh Angel itu Mantan pacar kamu ??”
Greyson diam sejenak, mm mungkin dia gak mau kalo aku tau tentang ini atau aku sedih :(
“Ya, aku tak bisa berbohong dengan kamu. Ya Angel mantan aku..” Greyson memperhatikan muka aku terus, tatapan dia dalam, seakan tatapan dia penuh arti. Tak tau arti apa. ._.
“Kamu gak marah kan sama aku ?” Kata dia lagi.
“Lantass, jika aku marah. Emg aku dan kamu mempunyai hubungan apa ? Jelas tidakk Greyson.” Jawabku ke Greyson.
“Terus, apa isi sms dari Claudia tadi ..??”
“Oh iya, sampe lupa x_x .. Masih ingat kan, saat kamu nolongin aku di toilet ?”
“Yeahh.. :D”
“Terus pakaian aku terkena noda soda.. Ternyata yang melakukan hal itu kepadaku ialaahhh..................”
Aku gak bisa ngomong siapa yang melakukan hal tadi pagi kepadaku :(, takut Greyson marah ke Angel.
“Siapa ? atau yang melakukan itu kepadamu adalah Angel ? Mangkanya kamu tanya apakah angel adalah mantan aku ?”
Aku berdiam seperti patung..
“ayoo jawab Sindy !,” kata Greyson penasaran, dan menggoyang goyangkan pundakku.
“oke oke grey, aku akan jawab.. tapi please tenang,....”
“Oke...”
“Ya sebenarnya kamu benar, bahwa yang melakukan semua itu kepadaku tadi pagi itu adalah kerjaan Angel dan Lysa, tapi aku pesan ke kamu. Please, please jangan lakukan sesuatu ke mereka berdua. Aku mohon pleasee...”
Greyson menghela nafas.. “Kok gitu Sin? Dia harus diberi pelajaran dong. Kalo tidak, bisa mungkin mereka berdua akan mengulangi kejadian tadi ke kamu.”
Aku menundukan kepalaku. “Tapi aku mohon Greyson, kalo kamu lakuin itu, malah sebaliknya..”
“Ya terserah kamu aja.. Oke, sekarang jangan sedih lagi dong, kan kita udah tau semua biang keladinya. Sekarang aku mohon ke kamu. Aku minta ke Kamu ‘SMILE’ Please, .... Senyumya persis sama kaya aku” Greyson mencoba menghiburku. Dia tersenyum lebar, ya agar aku juga ikut tersenyumm :) . Rencana Greyson membuatku tertawa berhasil. Ya jelas, pipi chuby itu berubah menjadi merahh..
“HAHA!! Greyson, kau berhasil membuatku tersenyum :D..”
“HAHA ,, !!.. Hebatkan aku ??”
“Oke, aku sudah di panggil kakakku tadi sms. Sekrg aku harus pulang..”
“Apa perlu aku antar ?”
“Gak, gak usah. Aku bisa sendiri. Okayy ;) See You Tomorrow Grey” Pamit aku dan langsung meninggalkan Greyson.
“See You Girl ;;)”

Ya aku harus pulang. Karna aku sudah di sms oleh kakakku, dia baru pulang dari tour panjang.

“Halloo, Sindy pulang ...”
“Hellooooo My Sister,,” Kakakku muncul secara tiba tiba, dan memelukku eratt..
“Aaaaa, Justin.. !! aku juga kangen banget u,u ... udah lama aku gak kumpul bareng sama kakakk !!”
Ya dia adalah JUSTIN BIEBER.
“Hihihi :3 .. ternyata lo udah besar ye ..”
“Ya dongg :p ... Mana oleh olehnya ? Bagi dong ? Kasihan tuh ka Sandy yang di Indo. Kirim ke Indo..”
“Hahh ? Sandy gak ikut ??”
“Ya iyalah, dia kan harus kuliah bego-__-..”
“Ada sihh oleh olehnya banyak banget malahhh..” Kata Justin sambil menarik tangan aku ke kursi,
“Terus apa ?”
“Pijitin dongg ??”
“HAHHH !!!!!!”
“Ya ini oleh olehnya cape”
“asdfghjkl-___- JUSTIN !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
“Kaboooooooooorrrr, daaaaaaaahh :p....”
“Ishhh GILA !”

Ihh bener bener ngeselin banget si Justin .... Ya mungkin dia cuman nghabisin waktunya buat pacaran sama selee kacang. Eh Selena..
“Hoaaamm, cape bangett hari ini..” Aku mrabahkan tubuhku diranjang. Mataku hampir terpejam.. tetapii..
*Knock Knock Knock !!
“Aarrgghh !! siapa ?? MASUKK !”
“Helloooo,”
“Justin ? kenapa kesini sih ? Cape tau..”
“Gue juga kalii.. punya siapa ini ?” Kata Justin sambil menunjukan Jacket cowo.. OMG !! itu itu kan punya Greyson, pasti tertinggal di ruangan music ... “Hayyooo, cie cieee. Yang berduaan sama cowo di ruang music..”
“Siapa yang berduaan ? Enggakk, kita cuman ngerjain tugas kook..”
“Ngerjain tugas apa Ngerjain tugas hayooo.. ecieecieeee.. Punya siapa ini ?”
“Greyson .. upssss..” Ucap aku tanpa disengaja..
“Cieee, Greyson Chance yah ??”
“bukann.. Greysoimah .. mana jacketnya ? nanti besok aku kembaliin..”
“cieeeeee .. cuittciuttt..”
Malam itu aku dan kakakku si Justin yang nyebelin itu begadang, begadang karna Perangg ! yeaayy perangg.. hahhaaa ._.v

MORNING !!
“Sindy kebo bin kebo, bangun ..” Seru Justin membangunkanku
“Apaan sih ? masih ngantuk tau ..”
“ada si pemilik jacket tuhh :p ..”
“Ah masa ? siapa tuh ? kayanya aku terkena amnesia nihh..”
“Amnesia, lupa segalanya. Tapi 1 hal, gak lupa tentang pemilik jacket yaitu greson.. citciutt cocweet bangett..”
“Ih apaan sih ? Gak ah, aku mau tidur, babayy..”
Mataku sengaja aku pejamkan.. Tiba tiba Justin mencubitku.. “AAAWWWW !! asdfghjkl ................”
“Greyson, mendingan lo deh yang ngebangunin si sindy..”
“Sindy.. Just Wake Up Girl’s (:”

Omaigott !! Suara ituuu, membuatku kupingku merinding.. Aku langsung melompat dari ranjangku..
“Ehh, ternyata kamu ada disini Grey :D .. Mau ambil jacket yah ? Ini nihh :D” Ucapku gugup, karna salting ada Greyson sambil memberikan Jacket miliknya.
“Ekheeemm !!!”
“Batuk kak ?”
“Enggak..”
“Drew, adik kamu ???” Tanya Greyson ke Justin.
“Iya, ehh nama asli dia bukan Sindy.. nama dia Sindy ? Kebagusan,,”
“Terus siapa sebenernya ??”
“Keboo.. wkwkwkwkwkwkwkwkkk,, LOL !”
“JUSTIN JUSTIN ,,,” Aku langsung marahh
“EH, ada kebo ngamuk nih, gue mesti keluar ye.. selamat berduaan :p yang cocuiitt yaa...~~~”

“Aku mau mandi, kamu maunya disini gitu ??” Kata aku ke Greyson..
“Ehehehee, oke aku keluar..”
“Hoaaammm..”
“Eittssss, jangan tidur lagi..”
“Iya iy princesss...”

My Love (Part4) - Made By: Sindy

Mr.Joe memberi pengarahan tentang sejarah seni music. Dan sekaligus tugas yang diberikan ke kita.

Kreeng Kreeng.. Tanda bel pulang pun berdering (?)
*bahasanya._.*

Claudia: "Eh sindy pulang yukk"
Sindy: "Tunggu bentar yah. Grey aku pulang yah :D, makasih tadi udah nolongin aku hhee, kalo gak ada kamu, mungkin aku udh gak ada disini :p"
Claudia: "-___-' "
Greyson: "Your welcome yah :D"
Claudia: "ayoo dong sin ! ngaret aja ihh"
Greyson: "Kalian mau pulang yah ?? Rumah kamu dimana ??"
Sindy: "Di jalan *sensor*"
Greyson: "Sama dong.. rumah kita deketan.. pulang bareng aku aja yah :D"
Sindy: "Eh clau, bareng gak sama grey ??"
Claudia: "Terserah sihh, grey mah ngajaknya kamu. bukan aku.. yakan grey ??"
Greyson: "Iya, kamu kan sama cody :p .. hhahaa bercanda, ya bareng lahh."
Claudia: "Iya -__-"
Sindy: "Okee.."

Akhirnya nyampe kerumahku.

Sindy: "Stop, udh nyampe.. Aku sama claudia turun disini"
Greyson: "OK, nanti sore aku kesini !"
Sindy: "What ?? eehh ehh.. mau ngapain ??"
Greyson: "liat aja nanti.. ya nyelesein tugas lahh."
Sindy: "Ok sipp.."
Greyson: "Wait me yah ;p"

Claudia: "Ciee ciee,, bentar lagi ada yg mau jadian nihh. PJ yah PJ.."
Sindy: "PJ yg di 7ICONS itu ??, jadian ?? gak lah, ada nya kamu sama siapa tuhh co co siapa .. coco iya coco tuh :p"
Claudia: "-__-' .. ciee cieee.."
Sindy: "Taauu ah gelapp.."
Claudia: "Masih siang kookk."
Sindy: "didalam listriknya mati"
Claudia: "kan masih ada sang surya alias matahari sayangku.."
Sindy: "Ihh apaan sih, udah ah, END . ceritanya udah selesai..
Claudia: "Besok kita bikin season2 nya.. :p, bye bye aku mau pulang.."
Sindy: "Sonoo sonoo.. husshh !!"

Sampai rumah aku langsung merabahkan tubuhku ketempat tidur. Hampir mataku terpejam, tiba tiba ada sms dari seseorg.

To: Sindy

Heyyhooyy, Aku tau pasti kamu mau tidur kan ?? Hahhaa xD.
15 menit lagi aku sampe ke rumah kamu..

Greyson M. Chance

--------------------------------------------------------

WHAT ? 15 menit lagi ? Belum juga ganti baju, mandi. ih gila nih bule. Fine Fine !!!

Aku segera mandi,+ ganti baju *yaiyalah*. Saat aku sdg merapihkan keperluan nanti saat aku dgn grey. Tiba tiba, Mom menghampiriku

Mom: "Sayang, ada temen kamu tuh."
Sindy: "Iya mom, suruh aja dia ke ruang music.."
Mom: "Oke.."

Aku segera ke ruangan music, Dan greyson sudah ada disana, dia memainkan piano.. OH MY GOD !!!
Aku mendekati grey, dan TEPAT ! greyson sdang menyanyikan lagu karangan dia (WAITING OUTSIDE THE LINES)
Dia menyanyi dan memainkan pianonya, aku yg dari tadi kebawa suasana ikut menyanyi.

Greyson: " You'll never enjoy your life,
Living inside the box
You're so afraid of taking chances,
How you gonna reach the top.

Rules and Regulations,
Force you ti play is safe
Get rid of all the hesitation,
It's time for you to seize the day

Instead of just sitting around
And looking down on tomorrow
You gotta let your feet off the ground
The time is now

Im Waiting, waiting, just waiting
Im waiting, waiting outside the lines
Waiting outside the lines
Waiting outside the lines"

Sindy: " Try to have no regrets
Even if it's just tonight
How you gonna walk ahead
If you keep living blind

Stuck in that same position
You deserve so much more
There's a whole world around us
Just waiting to be explored

Instead of just sitting around
And looking down on tomorrow
You gotta let your feet off the ground
The time is now. just left it go

Don't wanna have to force you to smile
Im here to help you notice the rainbow.
Cause I Know.
What's in you is out there"

Greyson: "Im waiting, waiting, just waiting,
Im waiting, waiting outside the lines
Waiting outside the lines

Im trying to be patient
The first step is the hardest
I Know you can make it
Go ahead and take it

Im waiting, waiting, just waiting, Im waiting
Im waiting, waiting, just waiting
Im waiting, waiting outside the lines
Waiting outside the Lines
Waiting outside the lines

You'll never enjoy your life
Living inside the box
You're so afraid of taking chances
How you gonna reach the top."

Selesai itu aku langsung salting, karna tadi aku sempet nyanyi bareng greyson.

Greyson: "Wowww !! Amazing, ternyata dibalik ke anggunan kamu, suara kamu bagus juga.."
Sindy: "Biasa aja kok, kamu jga, bagus banget.. :D, oh iya, gimana tugas kita ??"
Greyson: "hmm,, gimana kalo kita pas mau seleksi bawain lagu ini aja."
Sindy: "Yaps, tapi kalo syukur kita kepilih, kita bawain lagu Home is in your eyes, karangan kamu juga :D"
Greyson: "Betull. !! ayo kita mulai."

Greyson langsung menarik tanganku, aku duduk disamping greyson. Sumpah !! deg deg an banget ..
Aku dan greyson bernyanyi lagu Home is in your eyes. Emg sih lagunya gimana gitu, tapi asli kalo dihayati enak banget Q,Q #Abaikan
Sempat aku diberi kesempatan memainkan piano. emg sih aku belum mahir, akhirnya aku diajarkan greyson. Greyson dibelakangku, dan greyson memegang tanganku.. OMG !!!

Greyson: "gini, gini, gini. terus gini"
Sindy: "Susah banget"
Greyson: "Hmm, tapi keliatannya kamu agak mulai bisa. Teruskan dgn tanganmu sendiri."
Sindy: "I Hope sooooo"

SELESAAII !

Greyson: "Yeaah, God Job !! akhirnya bisa :D"
Sindy: "Berkat kamu"
Greyson: "berkt bakatmu jga kan ??"
Sindy: "ehheee, :D"
Greyson; "Ikut aku.."
Sindy: "Kemana ??.,"
Greyson; "Udaah, ayoo ikut aku aja.. :D"

Greyson mau bawa aku kemana O.o ..

My Love (Part3) - Made By: Sindy

Lysa melewati mereka berdua (sindy and claudia) .. Dibawanya minuman soda yg sudah dibuka.

Sindy P.O.V

Sindy: “clau, aku kekelas dulu yahh”
ketika aku berbalik badan. Aku bertabrakan dgn Lysa

Sindy: “aaaaahh.. Yaahh basahh :(”

Lysa: “I'm sorry sorry .. Sorry banget yah, tdi itu gak sengaja suer deh.. Jd gak enk sama kamu baju rok kamu basah.” *pura2 simpati*

Sindy: “oh, gak apa apa kok. Lagian kamu gak sengaja.”

Lysa: “aapa perlu kamu pake aja baju dan rokku ??”

Sindy: “gak gak usah. aku lgsung ke toilet yah :)”

Lysa: “iya, maaf yahhh.” DH: yesss, rencana pertama berhasil. Giliran angel yg ngjebak dia. Rasain lo !

Aku segera ke Toilet.. Dan disitu jg aku bertemu dgn Angel.

Sindy: “hi angel.”

Angel: “hi” *agak sinis :>*

Aku sgra masuk.. Dan membersihkan pakaian ku.. Semua beress, wlwpun masih ada noda sedikit sihh. Aku membuka pintu toilett.

Tiba2 __________

Sindy: “OMG !! Kok pintunya gak bisa dibuka sihh :( .. Tolongg tolongggg

Angel yg didepan pintu toilet yg dimasuki sindy kegirangan. -_-

Angela : “rasain lo !! Hahahhaaaa. Bye bye sindy.”

Sindy: “ihh, siapa sihh.. Tolonggg tolonggg”

Gak ada satupun org yg menolongku :( ..
Ya udah aku meninggalkan jam pelajaran ini.
Aku menunggu menunggu dan menunggu org yg akan menolongku.

Greyson POV

Duhh, sindy mana sih ?? Mr.Joe udah masuk kelas nih, mw beri pengarahan.. Dari tadi gak masuk masuk. Mulai khawatir sama dia.

Greyson: “hei, claudia..” Bisikku ke claudia.

Claudia: “yepp, knpa ??”

Greyson: “sindy kemana ?? Kok dri tadi gak masuk masuk ??”

Claudia: “aku gak tau. Tadi sih dia ketoilet, hbis itu gak tau kemana ..”

Greyson: “thanks.”

Toilet ?? Masa sih ketoilet lama amat ??,

Greysonpun ijin ke Mr.Joe untuk ke toilet..
Greyson nekat untuk memasuki toilet wanita, untung saja ini adalah jam pelajaran, jdi tdk ada org yg di toilet.
Dan greyson sempat mendengar teriakan seorg gadis di toilet wanita

“tolonggg tolonggg please help me. Aku terkunci disini.”

Greyson: “astagaa. apa mungkin sindy..?? Okeee sindy. Waittt !!”

Sindy P.O.V

Sindy: “syukur.. :) ,, aku disiniii.!!”

Greyson: “wait sindy, kamu dimana ??”

Sindy: “di pintu nomor sebelas grey”

Greyson pun sgera mencoba membuka pintu toilet nomor sebelas.. Emg susah, dgn sekuat tenaga greyson akhirnya bisa terbuka.
Aku segera memeluk greyson.

Greyson: “kamu gak apa apakan ??”
Lgsung membalas pelukanku

Sindy: “gak apa apa kok. Cuman td takut kekunci di toilet. Udah mulai pelajaran yah ?? Ayoo masuk.”

Greyson: “ehh, tunggu dulu deh. Baju sama rok kamu kenapa ?? Kok ada nodanya ?”

Sindy: “tadi lysa gak sengaja numpahin minuman soda ke baju aku. Terus aku ke toilet tau taunya ada yg ngunci pintu toiletnya. Tapi gak masalah kok buat aku.”

Greyson: “gak masalah gimana, pakaian kamu kotor gitu gak masalah.”

Sindy: “tp suerr”

Greyson: “udahh ah, ikut aku menghadap ke Ms.Ellen.. Biar di kasih seragam baru.”

Sindy: “dia gak marah kan ??”

Greyson: “gakk masalah. Tenang ada aku.”

Aku ikut dgn greyson menghadap ke ms.ellen.
Akhirnya aku gak kena marah ms.ellen, karna aku benar, dan aku dikasih seragam baru, aku pakai tuhh. Semua BERESSS.
Greyson ternyata baik yah gak sombong, calon suamiku ini *ehh .-.

Sindy: “thanks grey :D”

Greyson: “your welcome ;D. Ayoo masuk ke kelas.”

Sindy: “sipp.”

Greyson tiba tiba memegang tanganku, dan membawaku ke kelas. Pada saat greyson memegang tanganku aku tidak sadar..
Tiba dikelas, semua anak anak menatap ke arahku.

Claudia: “ciee cieee..”

Anak2: “cieeeee..”

Saat itu aku sadar dari tadi greyson memegang tanganku. Aku sgera melepaskan genggamannya.

Greyson: “ehh, sorry sorry,” bisik greyson kepadaku. Lgsung pipi dia merah merona.

Sindy: “iiya :$”

Mr.Joe: “greyson sindy. Silahkan dudukk.”

GreySin: “iya mr.”

Aku dgn greyson duduk ketempat kelompok kita.

Angel: “lysa, kok dia bisa sama greyson lagi sih ?? Aarrrghhh !!!!!”

Lysa: “lo nya kali yg nguncinya gak tepat.”

Angel: “lo nya aja, tuhh bisa2nya baju sindy bersih ??”

Lysa: “ahh masa sih ?? Dia ke ms.ellen kali..”

Angel: “aaarrghh !! Ngomong sama lo percuma. Gak nyambung nyambung”

Mr.Joe: “Angeeeeeeeeeell Lysaaaaaaa !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! KELUARRRR !!”

Angel Lysa: “ii iya mr :(”

Anak2: “huuhuhuhuuhuhuuhuhuhhuuu (n)(n)(n)(n)

Mr.Joe: “diaam semua! Atau kalian jg ingin seperti angel dan lysa ??”

Semua anak2 pun diam._.

My Love (Part2) - Made By: Sindy

Malam Pun berganti pagi.

Sindy: “hellooo my mom and dad ;)”

Dad: “Morning :)”

Mom: “ayoo sarapan dulu, nanti kamu diantar mama ke sekolah. Dad ada pekerjaan penting”

Sindy: “oke dehh.. Tp dad mom :( sindy takut kalo ada org jail disana.. Di indo aku jg sering dikerjain apalagi disini :(”

Mom: “berpikirlah yg positif2 aja sayang”

Sindy: “yaaa..”


Aku pun berangkat ke sekolah diantar momyku..
Sebenernya sih deg2an banget kalo belajar di sekolah baru. Aaaa, aku kangen banget saama temen2 di Indo. Miss you guys..

Mom: “udah sampe .. Ayoo turun.”

Aku pun turun

Sindy: “kok momy gak turun ??”

Mom: “momy ada urusan sama temen, ok. Bye bye sayangg .. Good Luck ! ;)”
Momy lgsung tancap gas mobil, pulang entah kemana :(

Sindy: “mom! Masa aku tinggal sih ?? Aarrgghhh !!” Ngomel2 sendiri

Tiba2 ada yg megang pundak aku.

Cewe: “heii, kenapa tadi ngomel2 ?? Kaya org gila tau.”

Sindy: “nothing hehhe :D ..”

Cewe: “kurasa, aku tidak pernah lihat kamu disekitar sekolah ini sebelum sebelumnya.”

Sindy: “iya, aku anak baru disini, pindahan dari Indonesia”

Cewe: “waaw, Indonesia ?? Anak baru ternyata. Pantas aku tdk pernah melihatmu disekitar sini. Perkenalkan nama aku claudia. Kamu ??”

Sindy: “sindy. Nice tooo meet you”

Claudia: “Too ;;) oh iya, boleh tau kamu masuk kelas berapa ??”

Sindy: “8B .. Kamu ??”

Claudia: “waaww! Sama dongg..”

Sindy: “akhirnya dpet temen jga hahhaa.”

Claudia: “ehh, udah hampir masuk nihh.. Ayoo kita ke kelass..”

Sindy: “ayooo”


Kelass.....
Aku tdk duduk bareng claudia, karna 1 meja 1 bangku. Ya udah aku duduk disamping meja claudia.

Sindy: “tumben sepi nihh. Padahal kan udah hampir masuk clau”

Claudia: “biasa lahh, mereka masuk kalo udah saatnya bell.”

Sindy: “ohh. Kok di belakang bangku aku kok rapi bener yahh ?? Kaya khusus gitu ??”

Claudia: “iya, itu bangkunya artis terkenall..”

Sindy: “what ?? Kok dia belum dateng ??”

Claudia: “brngkatnya suka siang2an..”

Sindy: “pantes disini sepi. Pada nungguin di grebang kali yahh. Hahaha.”

Claudia: “mungkin sihh.. Hahhaa.”

Kreeeeenngggg kreeennggg... Tanda Bell masuk pun berderinggg...
Semua anak2 masuk ke kelass. Yaa kecuali murid dibelakangkuu.. Secara artiss, mungkin agak telatt..

pelajaran music pun berlangsung, ini adalah yg aku tunggu2 karna aku suka music, apalagi vocal dan seriosa.. Hahaha

Tiba2 ada ssorg masuk kekelass..
Semua mata anak2 tertuju pada lelaki itu..
Aku liat2 sihh miripp banget sama kemaren yg pernah aku temui, tepatnya dia menabrak aku. Whatt ?? Apa jangan2 itu yg menabrakku itu artis ?? Aahh, gak mungkin ..
Aku tanya ke Cladudia.

Sindy: “hei, tuh siapa ??”

Claudia: “itu pangeran cintaku, lebih tepatnya pangeran kodokku. Jika aku cium. Maka dia akan jadi pangeranku. Ohhh my goddd !!” Ucap clau tanpa sadar.

Sindy: “clauuu, seriuss nihh.”

Claudia: “ehh, sorry sorry. Dia itu greyson chance. Greyson Chance artis terkenal itu. Aku sangattt tergila2 pada dia..”

Sindy: “omg! Greyson ?? Dia jg idolaku. Tp gak terlalu fanatic sihh :D..”
'OMG !! Apa yg menabrakku kemaren itu greyson ??. Ohhh pastii bukan..' Ucapku dalam hati

Greyson sgera ke tempat duduknya, daaaann dia duduk tepat dibelakangku. OMG OMG OMG !!!

Aku gak berani nghadap ke belakang karna aku gugup bangett..

Mr.Joe adalah guru music kelas aku. Dia ramah baik. HheHee.

Mr.Joe: “baik anak2, kita akan membuat kelompok. Setiap kelompok ada 2 org. Silahkan cari teman. 1 minggu kedepan kita akan ada acara pentas seni. Kelompok yg paling baik akan tampil di acara pentas seni nanti. Saya ada urusan penting jadi saya tinggal. Good Luck ;)”

Mr.Joe keluar kelas, semua anak2 ributt tentang kelompok2 itu. Aku bingung, aku dgn siapa. Karna claudia, bersama teman akrabnya cowo siihh, jadi jealous ._. .

Semua anak2 sudah mempunya teman untuk membuat kelompok tersebut. Aku sendiri yg gak ada temannya -_- ..

Tiba tiba ......

Cowo: “heii,, boleh aku gabung dgnmu ??”

Sindy: “hi, oh silahkan.”

Cowo tersbut duduk disampingku.

Sindy: “ehh, bukannya kamu yg menabrakku kemaren ?? Dan kamu itu ...... ”

Cowo: “yeahh, kamu yg aku tabrak kemaren. Dan aku greyson”

Sindy: “okokok .. Kenapa bisa kamu tdk mendpatkan teman kelompok ??”

Greyson: “sebelum ada kamu aku selalu sendiri. Yaa, karna aku begitulah. Mngertikan mksd aku ??”

Sindy: “ngertos sangatt”

Greyson: “heii, what do you speak ??”

Sindy: “ehh, mksdku ngerti kok..”

Ya udah tuhh aku ngerjain tugas bareng greyson. Gak nyangka yahh bareng artis gitu. Wkwkwkwk. Aku gak boleh kaya org gila, aku hrus biasa biasa aja. Biar gak dibilang ndeso -_- ...
Aku sama greyson agak deket sihh.. Jdi otomatis cewe sekelas menatapku tajam. Mungkin iri ._.v

Angela POV

Angela: “ehh, lysa.”

yapss, mereka berdua adalah cewe yg menyukai greyson. Angela sempet putus dgn greyson karna greyson sering tour ke luar negri. Jadi hubungan mereka renggang.
Sejak mereka putus, setiap angela melihat greyson bersama cewe lain dia pasti geram.
Aaaa, kenapa jadi ngomongin angela yahh ??? Abaikan..

Lysa: “kenapa?”

Angela: “tuhh tau gak lo cewe yg duduk sama greyson ??”

Lysa: “murid baru sih kayanya. Lo cemburu ??”

Angela: “ya iyalah dodoll. Secara gue di putusin greyson tiba tiba. Pasti kesel lah gue kalo grey sama cewe lain.”

Lysa: “rebut dia dongg.”

Angela: “iyaaa. Gue jg lagi mikirr..”

Lysa: “gimana kalo kita jebak pas dia sama grey maju didepan kelas ?? Gimana ??”

Angela: “setujuu bangett.. Lo emg pinter yah.”

Lysa: “emg gue bodo ??”

Angela: “wkwkwk, ihh tp dia ganjen banget sihh.. Pura2 alim lgi. Rrrrrr”

Lysa: “istirahat kita kerjain aja yukk..”

Angela: “seeppp.”

Mereka berdua malah bukannya mengerjakan tugas tapi menyusun rencana untuk Sindy. Kejem banget yahh.. -_-

Kreeeeeeengg Kreeeengg...
Istirahat pun tibaaa waktunya.

Sindy: “ummm, grey gak ke kantin ??”

Greyson: “gak, udah bawa bekal sendiri”

Sindy: “ohh.. Ya udah aku sama caludia ke kantin.. Bye”

Greyson: “bye”

Aku pun menghampiri tmpat duduk claudia..

Sindy: “hellooooo.”

Claudia: “ehh, heii.. Ke kantin yukk. Laper nihh..”

Sindy: “ayoo..”

akhirnya aku dan claudia menuju ke kantin. Perasaan ku muali aneh.. Tpi kata momy ku pikiran itu harus hilang dipikiranku..

Angela: “ehh lysa. Lo udah siap kan ??”

Lysa: “sippp.. Gue menuju ke tempatt ;D. Lo stay di toilet ini aja”