Setelah sampai di rumah sakit aku melihat mobil Greyson terpakir
sembarangan. Aku terus mencari dimana Greyson, aku tak peduli dengan
tubuhku yang basah dari ujung kepala sampai kaki. Akhirnya aku melihat
Greyson yang sedang panik didepan pintu UGD. Aku ingin menghampiri
Greyson, namun kakiku tertahan oleh Alexa, Alexa ternyata mengikutiku.
"Ngapain kamu disini sendirian ? Kalau taunya kesini aku bisa antar kamu" Ucap Alexa sambil menepuk bahuku
"Aku cuman mau tau ada apa sebenarnya sama Greyson" jawabku sambil
menengok ke arah Alexa dan kembali fokus dengan Greyson dari belakang.
Alexa hanya menggeleng - gelengkan kepalanya dan duduk di kursi yang
tepat dibelakangku.
"Kamu tau apa yang terjadi saat ini ?" Tanyaku
"idk, Kesha"
Aku hanya mendengus kesal.
"Tapi, kalau masalah Greyson dan Ariana ada. Tapi maaf, aku gak ceritain
ke kamu. Mungkin seceparnya atau waktu yang bakal ceritain je jany apa
sebenarnya yang terjadi"
"Aku tau, pasti kalian semua bakal jawab kaya gitu"
Semua menjadi hening, aku terus memperhatikan Greyson yang sejak tadi
kebingungan dan mondar mandir kesana kesini didepan pintu UGD. Tak lama
kemudian, dokter keluar dari dalam. Aku masih bingung, sebenarnya siapa
yang ada didalam UGD ?
Alexa juga belum tau siapa dia yang ada didalam.
Aku terus memperhatikan mereka berdua, Greyson dak dokter itu. Detik demi detik, akhirnya Greyson berbicara sesuatu ke dokter
"Dok, gimana keadaan Ariana ? Apa ang terjadi dengan Ariana saat ini dok ?" Tanya Greyson dengan wajah cemas
"Apa ?? Ariana ? apa yang terjadi dengan Ariana ?" Ucapku dari balik
tembok yang menghalangi pandangan Greyson agar tidak tau kehadiran aku
disini.
"Dia, .... Konsidi Ariana krisis. Penyakit dia krisis lago, dan ini lebih parah ! Dia butuh donor jantung." Terang dokter
Aku mendengar sedikit perkataan Greyson dan dokter itu.
"Donor Jantung ? Dia sakit apa sih. Alexa, Kok bisa Ariana sakit se - krisis ini sih ?" Tanyaku ke Alexa
"Ya, bisa dikatakan Ariana pernah krisis dua kali. Dia juga butuh donor
jantung orang lain. Dan hari ini dia jatuh krisis lagi ;'( dan juga
butuh donor jantung orang lain lagi. Sayang jantung kita semua gak
cocok."
"Orang tuanya ?"
"Ada, cuman orang tua Ariana kondisinya gak stabil."
"Greyson ?"
"Gak, gak cocok.."
"Kasihan sekali Ariana ..."
"Banget!"
"Greyson sayang cinta sama Ariana gak sih ?"
"Semalem, Greyson cerita semua, bahkan 100% tentang dia ke aku. Dia juga
cerita tentang kamu dan Ariana. Tentang kamu waktu Greyson nyatain
cinta ke kamu, dia bener bener cinta sama kamu Kesha."
"Kalau emg bener Greyson cinta sayang sama aku. Kenapa dia juga mencintai Ariana ?? Menduakan aku dan Ariana ?"
"ok, sekarang aku buka. Ya emang, Greyson cinta sama Ariana. Tapi, kamu
tau APAA ?? Rasa cinta sayang Greyson ke Ariana itu cuman sekedar adek
–kakak” Ucap Alexa dan beranjak berdiri dari kursinya.
“Nah! Kenapa Ariana pacaran sama Greyson? Gak mungkin kan rasa sayang Adek – Kakak bisa pacaran?”
“Kamu taukan Ariana itu sakit? Sakit parah! Ariana cinta mati sama
Greyson. Dan semenjak Greyson tau Ariana sakit parah, ya mau gimana lagi
Ariana itu sahabat Greyson waktu kecil, Greyson pura pura aja nyatain
perasaannya ke Ariana.”
Kami berdua hening, aku tengok ke arah pintu UGD sudah tidak ada Greyson.
“Aku mau pulang, ikut gak. Lagian Greyson gak ada disini” Tanya Alexa, aku hanya menggeleng – gelengkan kepala
“Ya udah, aku pulang. Kalau kamu ketemu Greyson, terima aja cinta dia. Ok bye.”
Alexa pergi meninggalkanku disini sendirian. Aku langsung berlari kecil
menuju depan pintu UGD. Dan, aku juga melihat Greyson, ya Greyson
sepertinya sangat prihatin dengan keadaan Ariana. Mereka berdua
sepertinya sama sama mencintai, aku gak tega kalau melihat sepasang
kekasih yang saling mencintai dan salah satu dari mereka menderita.
Aku terus memandangi mereka berdua, sampai sampai lamunanku buyar karna ada pesan singkat dari Alexa, Tanner dan Jack
To: Kesha
Kesha don’t forgettt!! Ingat! Ingat kata – kata kita, lebih baik kamu
terima cinta Greyson sebelum Ariana gak ada. Atauuu, dari pada kamu
menyesal. Atau juga sebelum Greyson mendapatkan cinta lainnya, who’s
know??
By: Alexa Chance
To: Kesha
Kesha don’t forgettt!! Ingat! Ingat kata – kata kita, lebih baik kamu
terima cinta Greyson sebelum Ariana gak ada. Atauuu, dari pada kamu
menyesal. Atau juga sebelum Greyson mendapatkan cinta lainnya, who’s
know??
By: Tanner Chance
To: Kesha
Kesha don’t forgettt!! Ingat! Ingat kata – kata kita, lebih baik kamu
terima cinta Greyson sebelum Ariana gak ada. Atauuu, dari pada kamu
menyesal. Atau juga sebelum Greyson mendapatkan cinta lainnya, who’s
know??
By: Jack
****
“Sial ! Sms mereka sama semua-.-“ kesalku.
“Kasihan Ariana. Dia butuh kesenangan, butuh kasih sayang dari org org
sekitarnya termasuk Greyson, Greyson hidup matinya Ariana” tangis org
tua asing bagiku, sontak aku kaget
“Anda siapa?” Tanyaku
“Saya ? Saya ibu nya Ariana :) Ini temannya Ariana yah ?” Tanya mom Ariana
‘Astaga .. org tuanya aja bilang Greyson adalah hidup dan matinya
Ariana, apalagia anaknya’ Batinku ‘Ok, ok. Aku rela ya tuhan !!! Relaaa
.. sangat sangat rela....’ Sambungku lagi
“Aduh, gimana yah ?” Kataku pelan kebingungan, karna aku sama sekali
bukan teman dia-,- Karna aku sangat butuh informasi tentang Ariana dan
Greyson aku katakan “Iya tante. Aku Kesha, teman dekatnya Ariana :D”
Sambungku lagi.
Alyssa (Random #MomAriana)
mengangguk pelan tanda mengerti perkataanku, dan aku ajak Alyssa
menceritakan kehidupan Ariana dari sejak bersahabatan dengan Greyson
sampai sekarang. Ariana sangat dekat dengan Greyson, dan ia sangat
mencintai Greyson. Baginya, Greyson itu adalah hidup dia, Greyson adalah
First Lovenya Ariana.
“Dan, kata doker juga jika Ariana tidak mendapatkan donor jantung sampai
malam ini. Cepat atau lambat dia akan meninggal” Sambung Alyssa dengan
isak tangis
“Aduh tante, yang sabar aja ya tan. Kita juga harus berharap semoga ada
yang rela ikhlas mendonor jantungnya buat Ariana. Anak tercinta tante:)
sabar ya tan, tabah” Tuturku. Setelah banyak bercerita tentang Ariana,
tampaknya ada yang membuka pintu UGD dari dalam, aku kaget! Aku melihat
wajah Greyson yang sedang kesusahan membuka pintu
"Greyson ? :O" ucapku kaget ! 'Aduh ! Greyson mau kesini ! Kabur enggak kabur enggak .... Kabur deh kaburrrr' Batinku
Saat aku ingin kabur aku menutupi mukaku dengan koran yang ada
disebelahku. Baru 1-2 langkah ada seseorang yang menghentikan langkahku.
'Aduh Greyson, ngapain megang tangan aku sih x.x' Batinku lagi
Greyson membuka koran yang menutupi mukaku. Kepala Greyson mendekat ke
arah muka ku dan ......................................... "Kata Alexa
kamu disini, dan membuntutiku sejak dari tadi ? Bener ?" Ucap Greyson
menanyaiku
Aku hanya mengangguk, aku kira Greyson akan marah padaku, tapi ..............
"Ya sudah, kamu lebih baik pulang. nanti 15 menit aku pulang" Kata
Greyson dan mengelus rambutku serta mencium keningku. Aku mengerti maksd
Greyson dan aku memutuskan untuk pulang ...
****
Malam Harinya ..................................................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar